Tabrak Pohon, Sopir Mobil Tewas Terbakar di Jalan Jamin Ginting

Tabrak Pohon, Sopir Mobil Tewas Terbakar di Jalan Jamin Ginting

Foto : Mobil yang Tabrak Pohon dan Terbakar

Sipayo.com – Kecelakaan maut terjadi Jalan Jamin Ginting tepatnya tak jauh dari Pajus di sekitaran komplek Pamen sebelum Pajak Pagi Medan, Jum’at (14/2/2020) sekitar pukul 02.00 WIB dinihari tadi. Seorang pengendara mobil jenis Honda Freed plat  Nopol BK 936 FS yang belum diketahui indentitasnya meninggal dunia secara mengenaskan karena terjebak di mobilnya yang terbakar setelah menabrak pohon.

Menurut Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing melalui Kanit Lantas Polsek Medan Baru, Iptu Tuchfat Lubis, Jumat (14/2/2020) pagi mengatakan, peristiwa laka tunggal yang diduga karena pengendara mengantuk itu berawal ketika mobil jenis Honda Freed BK 936 FS yang dikendarai korban Mr. X  melaju dari arah Pancur Batu di Jalan Ginting menuju simpang Kampus USU. 

“Saat akan melintasi di TKP tepatnya di ruas Jalan Jamin Ginting persi duli depan Komplex Pamen pengendara  mobil yang diduga mengantuk menabrak pohon yang tumbuh di tengah pulau  jalan,” sebutnya.

Karena dampak tabrakan tersebut kemudian mengakibatkan mobil korban ringsek dan membuat pengendara terjepit diantara bagian mobil yang ringsek. Nahasnya lagi dampak kerusakan pada kendaraannya itu memicu korstleting pada sistem kelistrikan mobil hingga akhirnya terbakar dengan kondisi pengendara yang terjebak di dalamnya. 

Korban pun di temukan tewas mengenaskan karena ikut terbakar bersama kendaraannya. Peristiwa kecakaan maut yang terjadi itu sontak membuat warga di sekitar lokasi kejadian berkerumun di lokasi. 

Meski demikian warga yang berada di lokasi tak bisa berbuat banyak untuk melakukan upaya penyelamatan korban saat peristiwa terjadi dikarenakan kondisi mobil yang terbakar hingga akhirnya petugas turun ke lokasi kejadian.

Atas peristiwa itu pihak kepolisian saat inu mengaku masih melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban serta kendaraannya dari lokasi kejadian. Selain itu petugas juga masih berupaya mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan mencari tau identitas korban.