Mahasiswa Labuhanbatu Datangi Kantor KPK Minta Bupati Diperiksa

Mahasiswa Labuhanbatu Datangi Kantor KPK Minta Bupati Diperiksa

Foto: Pergerakan Mahasiswa Hukum Indonesia (PMHI) mendatangi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

Sipayo.com – Aksi yang mengatas namakan Pergerakan Mahasiswa Hukum Indonesia (PMHI) mendatangi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta sekaitan Kasus Oprasi Tangkap Tangan (OTT) yang di Lakukan Polda Sumut terhadap Plt Kadis Perkim Paisal Purba Cs, Kamis (5/3/2020). Meski sebelumnya berencana akan mendatangi Gedung DPP Golkar.

Dalam orasi itu mereka meminta kepada Firli Bahuri selaku ketua KPK untuk segera Memanggil dan Memeriksa Andi Suhaimi terkait kasus ott kadis perkim Labuhanbatu dan meminta KPK untuk segera menurunkan tim untuk turun langsung kembali ke Labuhanbatu membersihkan Korupsi di Labuhanbatu Seperti OTT dulu.

“Kami sebagai mahasiswa Labuhanbatu yang berada di jakarta tidak ingin dipimpin oleh Andi Suhaimi kembali,karena kami menduga bahwa terindikasi kuat keikut sertaan beliau dalam kasus ott tersebut,” kata Oloan Rambe Selaku Kordinator Aksi.

Dikatakannya, Kasus OTT di Labuhanbatu bukan pertama kalinya terjadi tetapi sudah beberapa kali di Pemerintahan Pangonal-Andi (PADI).

“Harusnya menjadi pelajaran atas OTT sebelumnya bukan malah bertambah parah. Namun kami sebagai Mahasiwa Labuhanbatu yang Kuliah dijakarta sungguh sangat malu atas pemkab Labuhanbatu.Untuk itu kami berharap agar KPK datang Lagi kelabuhanbatu,” tegas Rambe.

Sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Sumut melakukan OTT di cafe Milenial Rantauprapat, Senin (2/3/2020), dan selanjutnya menetapkan PP yang menjabat sebagai Plt kadis Perkim sebagai tersangka.

Sedangkan Barang Bukti yang diamankan uang sebesar Rp. 40.000.000,- yang dimasukkan dalam Amplop coklat yang bertuliskan inisial IN, PT TPK dan cek yang bertuliskan 1.445.000.000,- (Satu Miliyar Empat Ratus Empat Puluh Lima juta rupiah).

Kemudian, OTT terkait diduga pungli pencairan pembayaran 100% proyek pembangunan RSUD.Dugaan tindak pidana korupsi terkait pungli untuk mempercepat proses pembayaran 100% atas proyek pengadaan pekerjaan pembangunan rumah sakit umum daerah Labuhanbatu TA 2019,” ujar Kabid Humas Poldasu Kombes Tatan Dirsan.(Abi Pasaribu)