Pasien Ngeluh Terhadap Pelayanan RSUD Rantauprapat

Pasien Ngeluh Terhadap Pelayanan RSUD Rantauprapat

Foto: Nurhikma Lubis saat diabadikan Wartawan di Ruang Unit Gawat Darurat.

Sipayo.com – Pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara mengeluh atas pelayanan yang dilakukan pihak rumah sakit. Pasalnya Nurhikma Lubis (17) Warga Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Pangkatan, mengalami penyakit Peronitis berat hingga harus dibedah.

Setelah hampir 5 hari di Rawat di RSUD dan dilakukannya bedah oleh Dr Putra hingga pasien disuruh pulang karena keadaan mulai membaik.

“Rumah sakit memperbolehkan kami pulang melalui Dr Putra.Namun harus melakukan Control ke RSUD.Anjuran dokter semua kami turuti sebagaimana anjuran pihak rumah sakit,” kata Asrik Lubis selaku ayah pasien Kamis (19/3/2020) pada Sipayo.com di RSUD Rantauprapat.

Kemudian setelah dilakukan pergantian Perban hari ini terlihat yang dibedah terbuka hingga disarankan harus melakukan pemeriksaan yang lebih serius lagi.

“Yang membuka perbannya dari pihak Rumah sakit. Hingga kami ke RSUD Rantauprapat ini. Kami juga tidak mengerti kalau hasil jahitan tersebut terbuka lagi. Memang melalui pengobatan untuk anak saya melalui jalur BPJS kelas 3 nya Bang,” beber Asrik pada Wartawan.

Sementara itu Dr Safril melalui Humas RSUD Rantauprapat Doni Simamora mengatakan bahwa penyakit yang diderita Nurhikma Lubis adalah penyakit Peritonitis berat.

“Terbukanya hasil bedah tersebut bisa jadi kurangnya Nutrisi kemudian melanggar edukasi anjuran dokter,” ungkap Doni diamini Dr Fadli.

Disinggung Sipayo sudah berapa lamakah Dr Putra bekerja di RSUD Rantauprapat? Doni mengatakan sepengetahuannya kalau Dokter tersebut bekerja di RSUD berkisar 1 Tahun kurang lebih.

“Kalau pasien sudah banyak juga yang ditaganinya di RSUD Rantauprapat ini.Namun datanya berapa banyak datanya tidak ada sama saya,” bilang Doni.(Abi Pasaribu)