Polsek Bilah Hulu Kalah Praperadilan, Hakim Minta Tersangka Dikeluarkan

Polsek Bilah Hulu Kalah Praperadilan, Hakim Minta Tersangka Dikeluarkan

Foto: Pengacara dan tersangka yang menang Praperadilan

Sipayo.com – Polsek Bilah Hulu Dibawah kamando AKP ST Panggabean kalah praperadilan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Rantauprapat, Rabu (29/5/2020).

Dalam kasus prapid bernomor 08/Pid.Pra/2020/PN.Rap Jawalmen Ambarita (56) Warga Desa Perbaungan, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu ditangkap Polisi pada hari Jumat tanggal 27 Maret 2020 sekitar Pukul 21:00 Wib, bahwa perkara yang dituduhkan Polisi terhadapnya sebagaimana Pasal 303 ayat (1) Ke-2 Subsider 303 Bis ayat (1) Ke-1 dari KUH Pidana sama sekali tidak ada dilakukannya.

Kemudian, dalam rumah ia hanya sendiri tidak ada orang lain sebagai pembeli sedangkan istrinya berada diteras rumahnya duduk bercerita dengan tetangganya boru simanjuntak.

“Langsung aja Polisi membawanya ke Polsek Bilah Hulu. Kita juga Heran kenapa langsung dibawa,” kata Hardy Amraden Siagian, SH selaku pengacara terdakwa pada Sipayo.com Kamis (30/4/2020).

Dalam persidangan sebagaimana pengakuan Polisi Endar Muda Rambe yang menangkap dilapangan ungkapan dalam Persidangan mengatakan Bahwa pemohon dijumpai menonton televisi didalam rumah. Kumudian Bahwa dari hasil pemeriksan handphone Pemohon tidak ada ditemukan pesan yang berhubungan dengan KIM.

Selanjutnya tidak ada ditemukan barang bukti pada diri Pemohon. Bahwa kertas coret-coretan tidak diketahui apakah itu Selanjutnya tidak ada orang yang melapor membeli KIM kepada Pemohon pada saat itu.

Alhasil dalam putusan majelis hakim
Memerintahkan termohon untuk segera membebaskan pemohon dari status penahanan yang dilakukan termohon dan surat perintah penahanan,” bilang Hakim John Malvino seda Noa Wea, SH.

Sementara itu AKP ST Panggabean di Konfirmasi mengatakan 2 alat bukti terpenuhi untuk melakukan Penahanan.
Kalah Prapid, bukan jd perkaranya tidak lanjut Bro.Jika ada Nofum Baru bs penyidikan dilanjutkan,” kata Panggabean. (Abi Pasaribu)