1 Unit Ruko Ludes Terbakar di Panai Hulu, Mobil Pemadam Datang Terlambat

1 Unit Ruko Ludes Terbakar di Panai Hulu, Mobil Pemadam Datang Terlambat

Foto: 1 Unit ruko terbakar di Panai Hulu Milik saudari Ijah.

Sipayo.com – Satu unit ruko (rumah toko) yang menjual sembako dan bahan kelontong yang berlokasi di Jalan Lintas Tanjung Sarang Elang, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu milik Ijah malam tadi sekira pukul 09.OO WIB, Selasa (12/05/2020) ludes dilalap si jago merah.

Info yang dihimpun Sipayo.com di lapangan dari warga setempat, Ponijan Mojo mengatakan, sumber api disebabkan dari bahan bakar minyak pertalit yang ada di dalam rumah korban.

“Saat itu si Rahim (suami pemilik rumah) sedang mengisi bahan bakar pertalit ke jerigen – jerigen kecil. Anak korban main – main api pakai korek api mancis, itu info yang saya dapat,” kata Ponijan Mojo.

Menurut Ponijan, dikarenakan ada bahan bakar minyak dalam rumah tersebut, api begitu cepat berkobar dan membesar, sehingga seisi rumah ludes terbakar.

Warga sekitar yang melihat kebakaran tersebut, lanjut Ponijan, berjibaku membantu guna berupaya memadamkan api secepat mungkin agar tidak menjalar ke rumah warga sekitarnya.

“Yang kita sayangkan mobil pemadam kebakaran dari Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir datang terlambat. Sudah ludes semua isi rumah terbakar dan api pun sudah padam hanya tinggal puing- puing bara barulah mobil pemadam sampai ke tempat,” sebut Ponijan.

Selain rumah dan beserta isinya, dua mobil pribadi milik korban juga turut terbakar.

“Tetapi gak ludes habis terbakar mobilnya,” terang Ponijan.

Kapolsek Panai Tengah melalui Kanit Reskrim Iptu Sehat Lumban Gaol SH dikonfirmasi Sipayo.com via selular mengatakan belum mengetahui pasti ada penyebab kebakaran dan betapa kerugian material.

“Kita full backet dulu ya Mas. Nanti dapat datanya saya kirimkan,” imbuh Sahati.

Rumor lain yang berkembang di lapangan, api disebabkan anak korban sedang bermain mercon di dalam rumah dan terlempar kan ke jerigen yang berisikan bahan bakar minyak pertalit.(Joko W).