Berpistol, Bandar Narkoba Bermata Sipit Gol Dibekuk Satres Narkoba Polres Labuhanbatu

Berpistol, Bandar Narkoba Bermata Sipit Gol Dibekuk Satres Narkoba Polres Labuhanbatu

Keterangan foto : Kasat Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu dan penyidik pembantu memperlihatkan tersangka MS (40), barang bukti sabu dan pistol, di Satresnarkoba Mapolres Labuhanbatu, Jumat (22/05/2020)

Sipayo.com – Dalam sepekan ini ,Kasat Res Narkoba Polres Labuhanbatu yang baru AKP Martualesi membuat gebrakan besar. Sudah 2 pengedar sabu – sabu ditangkap dengan barang bukti yang cukup lumayan nilainya Rp 80 juta hingga Rp 100 juta lebih.

Kemarin, pria bermata sipit diciduk dari Jalan Kapten Tandean Kelurahan Kartini, Kecamatan Rantau Utara. Pria MS alias Asiong (40), warga Gang Bukit, Kelurahan Siringoringo, Kecamatan Rantau Utara, ditangkap di perkampungan belakang hotel RPH dengan barang buktinya. Diduga kuat hendak transaksi.

“Tim Satresnarkoba mengamankan barang bukti 1 plastik klip transparan berisi kristal diduga sabu setelah ditimbang seberat 76,70 gram dan 1 tas warna cokelat berisi pistol shoftgun lengkap dengan gas dan pelurunya,” kata AKP Martualesi Sitepu menjawab konfirmasi wartawan ,Jumat (22/5/2020) malam.

Kasat menjelaskan, tertangkapnya tersangka pengedar sabu itu berkat adanya informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya kebenarannya tentang maraknya peredaran Narkotika di Jalan Kapten Tandean Kelurahan Kecamatan Rantau Utara. Lokasi tersebut selalu dijadikan tempat untuk transaksi jual beli narkotika jenis sabu.

“Sejak Rabu (20/5/2020) sekitar pukul 22.00 WIB, kami mendapat informasi terkait maraknya peredaran Narkoba di Jalan Kapten Tandean,” sebut Kasat.

Atas informasi tersebut, selanjutnya ia bersama tim melakukan penyelidikan dan melihat seorang laki-laki dengan gerak-gerik yang sangat mencurigakan sedang melintas mengendarai sepeda motor vario hitam. Tim langsung mengamankannya.

“Saat digeledah ditemukan 1 tas kulit warna coklak berisi plastik klip ukuran sedang berisi kristal yang diduga narkotika jenis sabu,” ungkapnya.

Kemudian, tim membawa tersangka ke rumahnya dan saat digeledah ditemukan dari lemari 1 tas putih berisi sepucuk senjata/ pistol jenis shoftgun lengkap dengan gas dan pelurunya.

“Setelah diinterogasi, tersangka MS menjelaskan bahwa isi plastik narkotika jenis sabu yang diperoleh dari seseorang warga keturunan berinisil AS (50), tinggal di sekitar lapangan Merdeka Medan,” sebutnya.

Mantan Kasat Res Narkoba Sergai itu menyebutkan, ia bersama tim selama 2 hari melakukan pengembangan ke Medan. Namun tidak menemukan AS. Mereka kemudian pulang ke Rantauprapat Jumat (22/5/2020) dan tiba sekira pukul 08:00 WIB dan menyerahkan tersangka beserta barang bukti ke juper untuk dilakukan proses sidik.

“Tersangka dijerat dengan pasal 114 Subsider pasal 112 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tetang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” ujarnya.

Sebelumya, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu telah menangkap DC alias Depa (39), warga Jalan Pindoan Rantauprapat. Tersangka residivis yang baru awal Januari 2020 bebas bersyarat, ditangkap tim Satresnarkoba saat sedang menunggu pelanggan di salahsatu SPBU Jalan Baru By Pass/H Adam Malik Rantauprapat, Senin (18/5) malam. Barang buktinya 1 ons lebih, atau senilai lebih Rp100 juta. (Joko W/Abi)