BST dari APBD Kabupaten Labuhanbatu Lambat Cair, Kades Gelisah

BST dari APBD Kabupaten Labuhanbatu Lambat Cair, Kades Gelisah

Ilustrasi (Foto: Jawa pos)

Sipayo.com – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu hingga saat ini belum juga mencairkan dana bantuan sosial tunai (BST) yang bersumber dari APBD Kabupaten Labuhanbatu ke desa – desa sebagai bantuan masa pandemic virus covid 19.

Atas keterlambatan itu, banyak para kepala desa yang gelisah dan merasa was- was atas lambatnya pencairan dana tersebut.

Demikian dikatakan beberapa kepala desa di Kecamatan Bilah Hilir dan Kecamatan Panai Hulu kepada Sipayo.com, Minggu (14/06/2020) di Labuhanbatu.

Menurut para kepala desa yang tidak bersedia namanya ditulis di media, kegelisahan mereka dikarenakan BST dari pusat sudah cair 2 kali, BLT DD juga sudah memasuki tahap pencairan untuk kedua kalinya. Sedangkan BST dari APBD Kabupaten Labuhanbatu 1 kali pun belum juga cair.

“Kami yang bisa jadi sasaran amarah masyarakat, itu yang kami cemaskan. Sebab, bagi warga yang tidak menerima BST dari pusat, tidak terima BPNT, PKH, BLT DD dan bantuan sembako dari propinsi pasti akan berang melihat warga lainnya yang sudah menerima pencairan 2 kali. Masyarakat yang tak mengerti kami dianggap tebang pilih dalam pendataan,” ujar kades tersebut.

“Ya benar, karena dalam hal ini kepala desa yang jadi sasaran imbasnya dari masyarakat,”timpal kades lainnya.
Ditanya, berapa lama lagi kemungkinan dana BST APBD Kabupaten itu cair, para kades tersebut mengaku tidak tahu pasti kapan dicairkan dana dimaksud.

“Yang pasti kami disuruh buka rekening dan sudah kami buka, kapan atau berapa lama lagi cair dana itu kami juga tidak tahu. Karena itulah kami gelisah, jangan sampai terjadi keributan masyarakat seperti yang di Kecamatan Panai Hilir, ya kami berharap dana itu cepat cair,” sebut sumber.

Camat Bilah Hilir Bangun Siregar S.Pd, dikonfirmasi Sipayo.com via selular mengatakan belum tahu pasti kapan dana itu dikucurkan.

“Kalau persyaratan semua sudah diselesaikan oleh kepala desa se bilah hilir, tetapi belum tahu pasti kapan pencairannya. Kita juga sudah mendesak ke Pemkab, karena saya tahu para kepala desa sudah banyak yang gelisah dana itu belum cair. Ya mudah – mudahan dana itu cair dalam minggu ini,’tukas Camat Bilah Hilir. ( Joko W).