Badikenita Br Sitepu Mengadakan Kegiatan Sosialisasi dengan PFKP Pematang Siantar

Badikenita Br Sitepu Mengadakan Kegiatan Sosialisasi dengan PFKP Pematang Siantar

Keterangan Foto: Anggota MPR RI, Dr. Badikenita Br Sitepu, SE, M. Si Menghadiri Acara Sosialisasi dengan PKKP Pematang Siantar pada Tanggal 27 Juni 2020 yang Lalu.

Sipayo.com- Anggota MPR RI, Dr. Badikenita Br Sitepu, SE, M.Si mengadakan kegiatan sosialisasi dengan Perkumpulan Forum Komunikasi Pendeta (PFKP) Pematangsiantar di GBI NCC, Jl. Pantai Timur/ Naga Terbang No.6, Pematangsiantar pada tanggal 27 Juni 2020 yang lalu.

Tujuan sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, Ketetapan MPR, dan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya seluruh penyelenggara pemerintah dan masyarakat memahami serta menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

Berhubung acara tersebut dinarasumberi oleh Badikenita Br Sitepu, dengan adanga kesempatan, salah seorang peserta sosialisasi menyampaikan pertanyaannya kepada anggota MPR itu tentang arti keberadaan nilai Pancasila pada saat ditengah pandemi di bangsa ini, karena untuk anak sekolah pada zaman sekarang tidak lagi ada pelajaran untuk memahami ideologi Pancasila pada anak anak kita sekarang.

Dengan adanya kesempatan, Badikenita langsung menjawab, “Kurikulum terbaru memang perlu diperhatikan kembali terkait keberadaan pelajaran penididkan kewarganegaraan Pancasila untuk anak-anak sekolah mulai dari dasar sampai sekolah menengah keatas. Hal seperti ini terjadi karena kurangnya edukasi dan pemahaman anak-anak sekarang terkait ideologi bangsa Indonesia. Untuk itu kita juga selaku orangtua perlu mengawasi anak-anak kita dirumah khususnya pembatasan pemakaian gadget dan mengarahkan mereka kepada pemahaman yang benar dan yang penting untuk mereka pahami. Akibat kemajuan zaman saat ini membuat pentingnya pendidikan kewarganegaran jadi dikesampingkan, untuk itu juga hadirnya kegiatan sosialiasi 4 pilar,” ucap Putri Karo itu.

Lanjut Badikenita, “kondisi Negara Kesatuan Republik Indonesia ditengah pandemi ini bisa dikatakan sangat memprihatinkan, masyarakat banyak kehilangan mata pencarian, ekonomi Negara anjlok dan semua pergerakan jadi terhambat. Namun perlu diingat bawasannya landasan Negara 4 pilar kebangsaan tersebut dijadikan tumpuan agar keadaan ini tidak menjadi semakin turun, bantuan sosial yang diturunkan pemerintah seharusnya menjadi solusi untuk memutus rantai covid-19 ini, namun masih ada saja oknum oknum yang memanfaatkan situasi ini untuk keuntungan mereka.

“Untuk itu perlu kerjasama masyarakat dengan pemerintah yang baik, agar semua menjadi tepat sasaran dan tepat guna. Ini bukan era krisis ekonomi yang tahun 1998 pernah terjadi, ini sudah masuk fase at war global, jadi untuk itu masyarakat juga harus memahami situasi yang terjadi saat ini. Para pendeta pendeta diharapkan mampu memberikan kesejukan dari segi rohani untuk jemaat mereka agar tetap berfikir positif, himbauan mematuhi protol kesehatan, kita mengharapkan covid-19 ini bukan menjadi ajang perpecahan satu sama lain namun menjadi titik balik persatuan dan kesatuan dari keberagaman bangsa Indonesia dan membuat semakin kokohnya 4 pilar kebangsaan ditengah bangsa ini,” ucapnya.

Di akhir pelaksanaan sosialisasi itu, Badikenita menyarakan agar terus menanamkan rasa cinta tanah air agar tidak mudah terpengaruh arus globalisasi, mempelajari nilai nilai Pancasila dan menanamkannya di kehidupan sehari hari, sebagai masyarakat yang baik harus selalu bersikap aktif terhadap program pemerintah dan terus memajukan kerja pemerintah agar semakin baik dan mampu membina warga menuju bangsa yang adil dan makmur.