Mencari Sosok Pemimpin Karo Terbaik Melalui Pilkada 2020

Mencari Sosok Pemimpin Karo Terbaik Melalui Pilkada 2020

Foto: Christianto Youstra Valentino Tarigan S.E.

Oleh: Christianto Youstra Valentino Tarigan S.E.

Sipayo.com – Pesta 5 tahunan / Kerja-kerja 5 Tahunan sebentar lagi akan tiba saatnya di kampung kita tercinta, kuta kemulihen Tanah Karo Simalem. Pesta demokrasi itu akan tiba dalam waktu yang tak lama lagi, beberapa nama calon juga sudah mulai naik kepermukaan, partai politik pun sudah membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik Karo yang ingin membaktikan dirinya bagi Tanah Karo.

Namun mari kita sejenak melihat kebelakang bagaimana kualitas persaingan yang ada di kampung kita sendiri, bayangkan politik transaksional marak dan massif, putra-putri karo “membakar” uangnya untuk melawan “kade-kadenya” sendiri.

MIRIS..!!! padahal kita memiliki adat istiadat yang sangat baik, merga silima, rakut sitelu tutur siwaluh dan perkade-kaden 12 + 1. Namun ongkos politik tetap tinggi, salah satu penyebabnya uang “beras piher” yang tidak bisa ditinggalkan, mengapa ini terjadi? Mungkin mental masyarakat kitalah yang sudah rusak, semua diukur dan dinilai dari materi. Karo harus berubah, Karo harus punya wajah baru, kita yakin dan percaya banyak putra-putri Karo yang punya kapasitas dan kapabilitas.

Hakikatnya politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional. Di samping itu politik juga dapat ditilik dari sudut pandang berbeda, yaitu antara lain: politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama (teori klasik Aristoteles). Jadi jika Politik yang ada dikampung kita tidak membawa kebaikan maka ada yang perlu diperbaiki.

Mari warga karo, mulai lah kembali ke jati diri kita, kita masyarakat yang tidak bisa dibeli dengan uang, masyarakat yang erat persaudaraanya, masyarakat yang bahu membahu dalam bekerja (Gotong royong).

Sebagai warga Negara dan merasa memiliki Tanah Karo, izinkan saya merekomendasi apa tanda-tanda pemimpin itu layak kita pilih.

Pertama cinta akan Budaya Karo dan masyarakatnya, Kedua memiliki visi membangun Tanah Karo baik infrastruktur dan kualitas SDM. Ketiga menyatakan perang terbuka terhadap NARKOBA dan Perjudian, Keempat fokus mengembangkan industry kreatif baik seni, pariwisata dan ekonomi digital berbasis masyarakat desa yang mayoritas di bidang pertanian.

Jika ini terwujud, masyarakat Karo akan kembali ketempat terbaiknya, masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur serta berkepribadian karo yang utuh.

Mejuah-juah man banta kerina.
Aku cinta Tanah Karo dan Bangga Menjadi Karo.

*
(Penulis merupakan ASN Kementerian PUPR, Intelektual Muda Karo, Ketua Yayasan MBP (AMIK MBP, Politeknik MBP dan Stikom Medan)