Waw! Judi Sabung Ayam Melenggang Bebas di Panai Hulu

Waw! Judi Sabung Ayam Melenggang Bebas di Panai Hulu

Foto: Ilustrasi Sabung Ayam

Sipayo com – Lagi-lagi nyata dan terbukti instruksi Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Martuani Sormin Siregar tentang tidak dibenarkan ada perjudian apa pun di wilayah kerja anggotanya tidak direspon oleh bawahannya.

Bukti instruksi orang nomor satu di kepolisian Propinsi Sumatera Utara itu tidak digubris, melenggang bebas perjudian adu ayam di Dusun 10 Sei Pinang, Desa Teluk Sentosa, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu.

Pantauan wartawan dan info yang dihimpun di lapangan, Minggu ( 19/07/2020) perjudian adu ayam itu beraksi di belakang rumah warga berinisial S dan bermain setiap hari Minggu.

Salah seorang warga setempat yang dikonfirmasi Sipayo.com dan meminta tidak ditulis namanya, mengatakan perjudian ayam itu sudah berlangsung selama 6 Minggu.

“Kalau gak salah judi Laga ayam itu sudah berlangsung 6 Minggu bang, partai besar juga bang. Pemain yang datang entah dari mana saja, ada yang dari Aek Nabara, Rantauprapat dan dari Negeri Lama,” kata sumber.

Menurut sumber itu, perjudian adu ayam itu juga diketahui Polsek Panai Tengah karena disebut – sebut ada juga oknum polisi hilir mudik di lokasi itu.

“Ntah ikut menjadi pemain atau penonton saya tidak tahu,” ujar sumber.

“Kanit Res Polsek Panai Tengah juga sering melintas di daerah ini bang. Masa dia gak tahu, gak mungkinlah. Kapolpos pun apa gak tahu? Juga gak mungkin. Berapa jauh sih jarak dari Polpos Ajamu kemari, masa gak tahu. Apalagi lokasinya di tepi jalan lintas. Abang saja yang dari jauh dapat informasi, masa yang dekat di sini gak tau, apa mungkin? gak tahu?,” timpal rekan sumber warga yang sama.

Tidak jauh dari lokasi sabung ayam itu, warga yang sama seorang ibu rumah tangga diminta tanggapannya juga mengaku resah adanya perjudian adu ayam di dusun itu.

“Pasti resahlah bang, suami saya jadi ikut- ikutan ke lokasi itu. Polisinya gak mau pula grebek tempat itu, seperti diijinkan pula. Tapi jangan tulis namaku ya bang, nanti dikira suamiku pula yang dikira ngasih info ke abang,” sebut sumber dengan nada kesal.

Kepala Desa Teluk Sentosa Hafifuddin, dikonfirmasi Sipayo.com di rumahnya mengaku tidak tahu adanya permainan judi adu ayam di dusun itu.

“Aku sudah 1 bulan setengah Mas sakit dan gak keluar rumah, jadi saya tidak tahu ada perjudian adu ayam itu,” imbuh Hafifuddin.

Diminta tanggapannya, Hafifuddin berharap pihak kepolisian harus membubarkan area perjudian itu.

“Aparat hukum harus tegaslah. Jangan ada kesan perjudian seperti itu dibiarkan. Kan jadi gak bagus nama kepolisian, nama desa ini pun jadi gak bagus,” ungkap Hafifuddin yang sedang mengalami sakit penjepitan saraf pinggulnya.

Kanit Reskrim Polsek Panai Tengah Iptu Sahat Lumban Gaol dikonfirmasi via WhatsApp tidak dapat terhubung. Nomor hp wartawan media ini telah diblokirnya akibat pernah diberitakan lambannya proses penganiayaan dengan berdalih hasil visum beberapa waktu lalu.

Kapolsek Panai Tengah Iptu Abdon Silalahi SH, dikonfirmasi Sipayo.com via WhatsApp Messenger ditanya apakah tidak mengetahui adanya perjudian sabung ayam itu yang sudah berlangsung 6 minggu, meski telah membaca WhatsApp messenger yang dikirim wartawan ini tetapi tidak bersedia memberikan balasan. (Joko W)