Bawa Personilnya, Kapolsek Kualuh Hilir Datangi Persulukan Khalifah Zulkifli

Bawa Personilnya, Kapolsek Kualuh Hilir Datangi Persulukan Khalifah Zulkifli

Foto: Kapolsek Kualuh Hilir AKP Krisnat Indarto, SE,MH bersama 4 personilnya berbincang – bincang dengan Khalifah Zulkifli ddidampingi 4 jamaahnya.

Sipayo.com – Meningkatkan hubungan yang harmonis dan dinamis, agar terciptanya situasi yang aman dan kondusif sesama antar umat beragama terus dilakukan oleh Kapolsek Kualuh Hilir Labuhanbatu Utara AKP Krisnat Indarto SE, MH.

Siang tadi, (03/08/2020) sekira pukul 11.20 WIB AKP Krisnat Indarto SE,MH bersama 4 orang personilnya sengaja datang ke tempat persulukan Thariqot Naqsyabandiah yang dipimpin oleh Tuan Guru Khalifah Zulkifli di Jalan Bondar, Kelurahan Tanjung Leidong, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Kehadiran AKP Krisnat Indarto yang baru hitungan 1 bulan lebih menjabat sebagai Kapolsek Kualuh Hilir itu disambut dengan penuh keramahan dan senyuman oleh Khalifah Zulkifli yang didampingi 4 orang jamaahnya.

Dalam acara anjangsana itu, AKP Krisnat Indarto kepada Khalifah Zulkifli berharap bantuan dan dukungan dari seluruh tokoh agama, tuan – tuan guru, tokoh masyarakat, tokoh pemuda agar bersinergi membangun dan menjaga Kecamatan Kualuh Leidong agar tetap harmonis, aman dan terkendali.

Selain itu, AKP Krisnat Indarto meminta kepada Khalifah Zulkifli agar mendoakan daerah Kecamatan Kualuh Hilir itu aman dan kondusif. Juga meminta doa agar wabah virus covid-19 ini cepat hilang dari negeri ini.

Selepas dari acara itu, dikonfirmasi Sipayo.com apa tujuannya selain itu, AKP Krisnat Indarto mengatakan tidak ada hal lain selain bersilahturahmi guna meningkatkan hubungan persaudaraan sesama umat beragama.

“Kami dari kepolisian tentunya sudah menjadi tugas kami menciptakan dan menjaga situasi di masyarakat agar nyaman, harmonis, aman dan terkendali. Karena itu kami butuh dukungan dan kerjasama yang baik dari seluruh elemen. Jangan kita terpecah belah hanya karena berbeda aqidah,” kata AKP Krisnat Indarto SE,MH.

AKP Krisnat Indarto menegaskan, sebagai seorang aparat kepolisian apalagi sebagai seorang pimpinan, dilarang ada primordialisme. Harus mengutamakan kewajiban menjunjung kebhinekaan dan menjaga persatuan dan kesatuan di NKRI ini.

“Negara kita ini menjunjung azas demokrasi, kebebasan berpendapat, kebebasan orang dalam meyakini agama yang dianut dan agama yang diakui oleh negara, jelas dilindungi negara. Sesama umat beragama yang meyakini agamanya masing – masing tidak perlu saling menghujat dan menyalahkan. Kita ingin hidup rukun damai. Karena itu semua elemen harus bisa kita nyaman dan aman,” ujar AKP Krisnat Indarto SE,MH.

Dikesempatan itu AKP Krisnat Indarto mengingatkan, Indonesia bisa dijajah Belanda sampai ratusan tahun karena bisa dipecah belah. Negara ini merdeka atas perjuangan dan pengorbanan semua suku dan semua umat beragam di negeri ini.

“Kita ini jangan merasa paling pintar dan paling benar. Hargai hak orang lain. Kita jaga tatanan persatuan dan kesatuan. Ingat! Negeri ini merdeka atas pengorbanan darah umat Islam, umat Kristen, umat Hindu dan umat Budha. Semua umat beragama dan semua suku punya peran memerdekakan negeri ini dari penjajah. Maka dari itu, kita saling menghargai sesama umat beragama. Jangan menghina agama saudara kita yang lain. Biar mereka dengan keyakinannya dan kita dengan keyakinan kita. Pasti aman dan damai,” kata AKP Krisnat Indarto bak seorang proklamator. (Joko W)