Peredaran Narkoba Masih Marak di Kecamatan Panai Tengah Labuhanbatu

Peredaran Narkoba Masih Marak di Kecamatan Panai Tengah Labuhanbatu

Foto: Anggota Komisi 2 DPRD Kabupaten Labuhanbatu Parulian Manik ST.

Sipayo.com – Peredaran narkoba jenis sabu – sabu diduga masih “marak” di wilayah Kecamatan Panai Tengah dan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu.

Bukti maraknya peredaran barang haram tersebut, banyaknya masyarakat dan karyawan perkebunan PT HPP yang positif menggunakan narkoba saat dilakukan Tes Urine pada tanggal 8 Oktober 2020.

Menanggapi hal itu, anggota komisi 2 DPRD Kabupaten Labuhanbatu Parulian Manik ST, mengaku prihatin melihat maraknya peredaran narkoba yang telah merambah sampai ke dalam lingkungan perusahaan.

“Hal ini sangat membuat kita prihatin, Narkoba adalah musuh kita bersama. Apabila kita tidak peduli narkoba akan terus merambah hingga ke pelosok di daerah kita ini, sampai begitu banyak pekerja yang terkontaminasi menggunakan narkoba,” kata Parulian Manik ST. kepada Sipayo.com via selular, Kamis (15/10/2020).

Kepada pihak kepolisian, Parulian Manik ST. berharap, khususnya Kapolsek Panai Tengah agar lebih serius dan lebih ulet melakukan tindakan pencegahan dan pemberantasan narkoba.

“Akibat maraknya narkoba di daerah kita ini jangan sampai ada nada sumbang mengatakan polisi terima upeti dan sebagainya yang menimbulkan asumsi negatif terhadap kinerja polisi,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Lembaga Anti Narkoba (LAN) Kabupaten Labuhanbatu, Ismail Nasution menyayangkan penangkapan yang dilakukan oleh pihak kepolisan Polsek Panai Tengah prioritas ditingkat pemakai.

“Kalau hanya pemakai yang ditangkapi tak akan pernah narkoba bisa diberantas, seharusnya bandar yang harus disikat habis. Di Panai Hulu dan Panai Tengah pantauan kami narkoba masih begitu merajalela. Ada kesan polisi tak berdaya, kan aneh?,” sebut Ismail akrab disapa Fail.

Maraknya peredaran narkoba di 2 kecamatan itu, lanjutnya, beredar issu miring adanya oknum polisi yang terlibat membeking peredaran narkoba bahkan turut serta sebagai pemasok di wilayah dimaksud.

“Desas desus seperti itu sudah sangat santer di daerah kami, ya mungkin saja issu itu benar adanya, karena dengan bukti banyaknya aparat kepolisian yang dipecat karena kasus narkoba. Baik sebagai pemakai maupun pengedar,” ungkap Ismail.

Ditambahkannya lagi, issu tentang adanya keterlibatan oknum polisi yang terlibat dalam peredaran narkoba di wilayah itu sedang ia telusuri kebenarannya.

“Sebagai penggiat anti narkoba, kami dari LAN tidak akan diam atas issu – issu selama ini. Kami akan kumpulkan bukti, begitu data A1, kami buat laporannya ke Kapolda, bila perlu langsung kami buat laporannya ke Mabes Polri,” tukasnya.

Sekretaris LSM -TIPAN – RI Kabupaten Labuhanbatu Anto bangun,diminta tanggapannya mengatakan, mengapa tetap marak peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Labuhanbatu hanya aparat hukum itu sendiri yang tahu menjawabnya.

“Yang lebih tahu kenapa narkoba tetap marak di Labuhanbatu aparat hukum itu sendiri yang tahu jawabnya,” pungkasnya.

Kapolsek Panai Tengah Iptu A Silalahi dikonfirmasi awak media ini via WhatsApp Messenger akan tanggapannya masih maraknya peredaran narkoba di Kecamatan Panai Tengah, hingga berita ini dikirimkan belum memberikan balasan. (Joko W).