Proyek Fisik Ditunda, Pasar Tradisional Labuhanbilik Malah Dibongkar

Proyek Fisik Ditunda, Pasar Tradisional Labuhanbilik Malah Dibongkar

Foto: Pasar tradisional di Labuhanbilik telah dibongkar

Sipayo.com – Meski Proyek Fisik di Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara Tahun Anggaran 2020 di Lakukan penundaan dan dibawakan pada Tahun Anggaran 2021 sesuai surat Sekretaris Daerah (Sekda) bernomor 903/3516/1730/BPKAD 2020 prihal Penundaan Kegiatan Fisik TA 2020 namun Pasar Tradisional Labuhanbilik Kecamatan Panai Tegah malah Dibongkar.

Alhasil sejumlah pedagang pasar tradisional yang berjualan dipasar itu harus pindah meski proyek tersebut belum berjalan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Perdagangan dan perindustrian Labuhanbatu Dedy Marnis Dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan atas dibongkarnya pasar tersebut untuk penyiapanan lapagan untuk proyek renovasi pasar dengan Pagu berkisar 1,8 M.

“Yang melakukan pembongkaran itu pihak rekanan atas izin kita secara lisan, sebab perjanjiannya pihak rekanan akan membeli aset yang telah dibongkar itu.Namun sampai saat ini kontraknya belum kita tanda tangani mengigat aset kita belum dibayar pihak rekanan,” kata Dedy, Kamis (1/10/2020) pada Wartawan.

Foto: PPK pasar tradisional di Labuhanbilik

Katanya, pembongkaran yang dilakukan pihak rekanan merupakan Legal karena pihak rekanan sudah memberikan jaminan pekerjaan sebesar Rp.5 persen begitu juga dengan astek.

“Sampai sekarang memang aset itu belum dibayar,sehingga kontrak belum saya teken,Kalau yang menjual aset itu KPKNL melalui kami tawarkan pada pihak rekanan.Mereka mau,” sebut Dedy.

Ditambahkannya,atas pembongkaran pasar tradisional aset tersebut masih dipasar tradisional.

“Sampai saat ini aset itu masih di pasar Labuhanbilik,” sebutnya.

Anehnya meski belum dibayarkan pihak rekanan atas aset itu,melalui dinas perdagangan malah mengijinkan pembongkaran atas pasar tradisional itu.(Abi)