Theopilus Ginting: Kepiawaian Masyarakat Karo dalam Bertani Tak Dapat Diragukan

Theopilus Ginting: Kepiawaian Masyarakat Karo dalam Bertani Tak Dapat Diragukan

Foto : Calon wakil Bupati Karo nomor urut 5, Theopilus Ginting yang kembali melakukan kunjungan ke salah satu ladang milik petani di desa Surbakti

Sipayo.com – Kepiawaian masyarakat Karo dalam bertani memang tak dapat diragukan lagi. Hal tersebut dapat terlihat dari cara menanam yang dilakukan, dimana pola tumpang sari juga telah lama dipraktekkan dan berhasil dengan baik.

Prinsip utama tumpang sari adalah memadukan dua tanaman atau lebih untuk menjadi tanaman induk dan tanaman tumpang. Dengan adanya rotasi jenis tanaman dalam sistem tanam tumpang sari, sehingga mampu mengoptimalkan lahan dan meningkatkan hasil produksi.

Selain meningkatkan hasil panen, tumpang sari juga dapat meningkatkan kesuburan tanah karena ada rotasi tanaman dalam satu waktu. Tak hanya itu, tumpang sari juga meminimalkan biaya produksi sekaligus mengoptimalkan kondisi lahan yang kian sempit.

Hal tersebut diungkapkan oleh Calon wakil Bupati Karo nomor urut 5, Theopilus Ginting yang kembali melakukan kunjungan ke salah satu ladang milik petani di desa Surbakti, Selasa (27/10/2020).

“Sebagaimana perladangan seorang Bapak yang saya kunjungi kemarin ini. Beliau memadukan antara tanaman tomat, cabai dan brokoli di lahannya. Saat berbincang dengannya, beliau sangat meyakini bahwa hasil tani dengan tumpang sari yang dia lakukan akan berhasil. Namun demikian beliau masih ragu atas harga pertanian yang selalu saja tak menentu di pasar,” kata Theopilus.

Setelah beberapa kali melakukan kunjungan ke ladang-ladang petani dalam beberapa waktu belakangan. Pria yang juga dikenal sebagai manajer klub sepak bola Karo United tersebut, semakin yakin bahwa pendirian BUMD Pemasaran benar-benar sangat dibutuhkan di Kabupaten Karo.

“Atas percakapan dengan Bapak pemilik ladang, saya semakin yakin bahwa bahwa pendirian BUMD Pemasaran benar-benar sangat penting di Kabupaten Karo. Melalui BUMD Pemasaran ini nantinya, maka berbagai terobosan pun dapat dilakukan dalam mengurai permasalahan harga yang selalu jadi kendala petani,” ucapnya.

Menurutnya, BUMD Pemasaran tersebut nantinya akan berfungsi sebagai lembaga yang dapat meningkatkan harga-harga pertanian Karo yang selama ini kerap dikeluhkan oleh para petani.

“Peran BUMD Pemasaran nantinya dimulai dari menghitung produksi, masa tanam, dan masa panen sekaligus memastikan jumlah produksi yang tidak berlebihan. BUMD pemasaran juga dapat mencari market yang sudah pasti melalui kerjasama kontrak dengan supermarket-supermarket besar di Indonesia yang bersedia menampung produk pertanian,” tutupnya.