Mengenal Medan Barber Academy, Penghasil Barber Mumpuni dan Berkualitas

Mengenal Medan Barber Academy, Penghasil Barber Mumpuni dan Berkualitas

Foto: Pelatihan barber oleh Medan Barber Academy

Sipayo.com-Ivan Winarta Ginting sebagai pegiat sekaligus pengusaha barber Kota Medan yang telah malang melintang di dunia barber nasional maupun internasional menginisiasi Medan Barber Academy (MBA) sejak September 2019 lalu.

Hal ini dilakukan untuk menjawab perkembangan dan maraknya pengusaha-pengusaha yang ingin memasuki dunia barber (tukang cukur).

Menurut Ivan, pesatnya perkembangan dunia barber harus diikuti juga dengan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni, berkualitas, mempunyai dasar ilmu pengetahuan barber dan sikap yang baik, serta tahu cara melayani customer.

Tak sendiri, dalam mendirikan MBA, Ivan mengajak tenaga-tenaga barber profesional yang sudah mendapat pengakuan pada kancah nasional dan internasional.

Mereka adalah Captain’s Barber dari Singapura sebagai Lead Educator, serta para barber Kota Medan Sir Dharma, Wibowo, Inspektur Daddy, Wantchu, dan Irfan Hoya sebagai Educator.

Tidak hanya itu, falam pembelajaran, MBA memiliki silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang mengadopsi kurikulum Indonesia. Kurikulum ini ditunjang dengan fasilitas pembelajaran yang lengkap dan nyaman.

Tak hanya pembelajaran di kelas, MBA juga sudah banyak melakukan kegiatan luar kelas atau praktik kerja lapangan serta kerja sama.

Kegiatan dan kerja sama yang dimaksud antara lain mengajari serta memberi pangkas rambut gratis kepada warga binaan lembaga pemasyarakatan (lapas) rumah tahanan negara (rutan).

Bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olah Raga Sumatera Utara (Disporasu) guna memberi pelatihan barber kepada perwakilan kabupaten dan kota di Sumatera Utara (Sumut).

Kemudian, MBA juga mengunjungi kantor-kantor dinas di kota Medan untuk memberi pangkas gratis dan edukasi terkait rambut.

Bahkan, MBA berkunjung dan mengadakan pangkas gratis, serta memberi arahan pentingnya skill pangkas rambut di beberapa sekolah Kota Medan.

Lulusan MBA pun diharapkan memiliki keterampilan penilaian kognitif (pengetahuan) teori, afektif atau sikap yang baik, serta psikomotorik (skill barber).

Sejauh ini, MBA yang sudah meluluskan empat angkatan itu mempunyai jaringan penyaluran tenaga kerja di dalam dan luar negeri.

Meski begitu, kebanyakan siswa MBA yang berasal dari luar kota, seperti Banda Aceh, Pekanbaru, Jambi, Langkat, Siantar, Kisaran, Siborong-borong, Deli Serdang, Labura, Tanjung Morawa, dan Rantau Prapat.

Usai lulus mereka kembali ke daerahnya masing-masing untuk mengabdikan ilmu yang mereka dapat.

Sementara itu, siswa dari Kota Medan dibantu untuk mendapatkan pekerjaan di barbershop yang tersedia.