Praktisi Hukum Minta Kapolres Labuhanbatu Lebih Terbuka dalam Kasus SPBU di Rantauprapat

Praktisi Hukum Minta Kapolres Labuhanbatu Lebih Terbuka dalam Kasus SPBU di Rantauprapat

Foto: Jackson Oktaryo Nababan, SH

Sipayo.com – Terkait dugaan SPBU 14.214.225 dijalan jendaral Ahmad Yani Rantauprapat yang diduga menjual minyak bercampur air belum lama ini hingga di Lakukan Police Line oleh Polres Labuhanbatu terhadap SPBU itu hingga kini beroperasi lagi, Kapolres Labuhanbatu diminta lebih terbuka dalam hal itu.

Apakah penyelidikan atas temuan itu apakah ada tindak pidana atau tidak,dengan begitu masyarakat lebih tahu jelas apakah penyidikan yang di Lakukan Polres Labuhanbatu ada ditemukan atau tidak.

“Itu kan melibatkan konsumen dalam pembelian minyak di SPBU itu. Apakah ada ditemukan sesuai dugaan minyak bercampur air. Dengan begitu masyarakat lebih waspada dalam memilih pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Labuhanbatu ini,” kata Jackson Oktaryo Nababan, SH, Senin (11/1/2021) selaku praktisi Hukum di Labuhanbatu.

Menurutnya, jika dilakukannya Police Line yang di Lakukan Polres Labuhanbatu artinya polisi sudah menemukan bukti awal di SPBU itu.

“Kalau ada bukti saya rasa pasti akan di Lanjutkan kasus tersebut. Sehingga mendapatkan kepastian hukum yang jelas. Jadi kita harapkan pihak kepolisian lebih terbuka dalam kasus tersebut,” pinta Nababan.

Diberitakan sebelumnya,meski sempat di Lakukan Police Line oleh Polres Labuhanbatu terhadap SPBU 14.214.225 dijalan jendaral Ahmad Yani Rantauprapat karena diduga minyak bercampur air yang dijual ke konsumen kini Polres Labuhanbatu telah membuka Police terhadap SPBU itu.

Belum diketahui pasti dibukanya Police yang di Lakukan polisi. Namun SPBU tersebut sudah terlihat beroparasi sebagai mana mestinya.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan di Konfirmasi Wartawan melalui pesan WhatsAppnya menyarankan agar Konfirmasi Wartawan kepada Kasat Reskrim.

“Silahkan langsung kekasat Res ya,” tulis Deni melalu pesan Watsppnya, Minggu (10/1/2021).

Namun atas saran Deni, pesan yang dikirimkan diterusakan ke kasat res. Hingga berita ini dikirimkan keredaksi AKP Parikhesit belum bersedia memberikan keterangannya.(Abi)