Kemensos Kucurkan Bantuan Untuk Pelestarian Warisan Seni Budaya

Kemensos Kucurkan Bantuan Untuk Pelestarian Warisan Seni Budaya

Foto: Kasi Dinas Sosial Propinsi Sumatera Utara Teuku Mutamsyah S,Sos diabadikan bersama payububan seni budaya Desa Sei Kasih, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu pada saat acara pagelaran kuda lumping. (Dok).

Sipayo.com-Menjaga serta melestarikan warisan seni budaya sebagai kearifan lokal tentunya menjadi peran kita semua sebagai anak bangsa. Warisan itu harus dijaga agar tidak tergerus perkembangan zaman dikarenakan meningkatnya masuknya budaya asing ke negara ini.

Salah satu warisan seni budaya yang harus tetap dilestarikan salah satunya yaitu seni budaya pergelaran kuda lumping yang hingga saat ini masih cukup tinggi diminati masyarakat.

Hal itu dikatakan Ketua Forum Seni Budaya Desa Sei Kasih, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Sumardi dihampiri awak media ini, Senin (11/01/2021) di kediamannya mengaku kelompoknya mendapatkan bantuan dari kementerian sosial.

Ada pun bantuan anggaran yang mereka dapat dari kementerian sosial, lanjutnya, dipergunakan untuk membeli kelengkapan alat musik untuk pertunjukkan Kuda Lumping seperti gamelan dan lainnya.

“Bantuan itu kami dapat dari kementerian sosial dan kita manfaatkan untuk melestarikan warisan budaya yang kita punya, siapa lagi yang melestarikan kalau bukan kita. Atas bantuan dana dari kemensos kita punya kelengkapan busana para pemain kuda lumping serta alat musiknya,” kata Sumardi.

Menurut Sumardi, acara sarasehan telah menerima bantuan dana dari kementerian sosial itu kepada kelompok paguyuban mereka oleh Kepala Seksi Dinas Sosial Propinsi Sumatera Teuku Mutamsyah S, Sos didampingi M.Rizal S,Sos pada tanggal 30 Oktober 2020 di Balai Dusun Kampung Baru II Desa Sei Kasih seraya mengadakan pagelaran kuda lumping.

“Pada tanggal 28 Desember 2020 kita mengadakan kembali pagelaran kuda lumping, Pak Teuku Mutamsyah dan Pak Rizal pun datang lagi kemari menyaksikan pagelaran itu,” terang Sumardi.

Di tempat yang sama, anggota BPD Desa Sei Kasih Dian Lesmana mengaku bersyukur dengan adanya bantuan dari kementerian sosial kepada warga Desa Sei Kasih untuk membantu melestarikan warisan seni budaya.

“Kalau tidak kita jaga warisan budaya kita, nanti seni budaya bangsa ini diklaim milik negara tetangga seperti dulu lagi,” ujar Dian Lesmana.

Kepala Desa Sei Kasih H. Sugimanto menjawab awak media ini via selular, membenarkan adanya bantuan dari kementerian sosial kepada kelompok paguyuban seni budaya di desanya.

“Ya Mas, bantuan itu diserahkan langsung kepada kelompok paguyuban itu, karena mereka yang mengajukan proposal memohon bantuan ke kemensos dan diketahui kepala desa. Alhamdulillah permohonan itu direspon, paguyuban itu menerima bantuan sehingga dapat membeli seluruh perlengkapan alat musik dan lainnya dalam acara pagelaran kuda lumping,” imbuhnya. (Joko W).