Cafe To The Moon and Bake Andalkan Sajian Makanan yang Berkualitas untuk Bertahan di Masa Pandemi

Cafe To The Moon and Bake Andalkan Sajian Makanan yang Berkualitas untuk Bertahan di Masa Pandemi

Foto: Cafe To The Moon and Bake yang Berada di Jalan Perdana, Kota Medan, Sumut

Salah satu Cafe di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) tepatnya di Jalan Perdana bernama Cafe To The Moon and Bake merupakan salah satu cafe yang bertahan di masa pandemi. Cafe ini tetap bertahan karena mengandalkan produk makanan yang berkualitas.

“Untuk bertahan di tengah pandemi, kami andalkan produk, bukan servis. Kami fokus pada produk untuk take away (dibawa pulang) dan online,” kata Chef Owner To The Moon and Bake, Keryn Diegra.

Keryn dapat dikatakan cukup berani memulai bisnis kuliner. Pasalnya, banyak usaha-usaha kuliner tutup akibat pandemi, dirinya malah membuka bisnisnya pada Mei 2020 lalu. Namun, karena usaha itu sudah mulai digagas sebelum pandemi, ia tetap memberanikan diri memulai bisnis itu.

Beberapa bulan sebelumnya ia juga sudah mulai menjual produk secara daring. Keryn pun terus berfokus mengembangkan produknya.

Foto: Salah Satu Menu Makanan Cafe To The Moon and Bake (Instagram/ @tothemoonnbake)

Salah satu roti andalannya adalah Cinnamon Roll, roti gulung khas Swedia berisi rempah dan krim. Menurut Keryn, baru tokonya yang menjual Cinnamon Roll di Medan. “Roti ini favorit untuk dimakan di tempat atau dibawa pulang,” katanya.

To The Moon and Bake juga meluncurkan menu spesial bulanan untuk meningkatkan penjualan. Menu spesial yang hanya disajikan sekali sebulan itu diberikan khusus pada pelanggan loyal. Menu khusus yang pernah dibuat yakni beef bourguignon, semacam semur daging sapi dengan bumbu-bumbu khas Perancis yang dimasak dengan teknik memasak lambat.

Menu-menu khusus juga disajikan dalam special occasion, private dinner, atau acara khusus lainnya. Di malam Natal 2020, ia misalnya membuat makanan dengan teknik gastronomi molekuler, yakni pembuatan dengan transformasi sifat fisika dan kimia makanan dan berbasis sains.

Foto: Cafe To The Moon and Bake yang Berada di Jalan Perdana, Kota Medan, Sumut

Keryn mendesain interiornya dengan suasana yang homie di bangunan dua lantai berukuran sekitar 4 meter x 10 meter. Hanya ada empat meja kecil dan satu meja besar di dalam ruangan. Dapur kafe yang hanya berpembatas kaca membuat pelanggan bisa langsung melihat kokinya menyiapkan makanan.

To The Moon and Bake juga mengintegrasikan diri dengan kuliner-kuliner legenda di sekitarnya. Pada pagi hari, pintu kafe dibuka lebar dan penyejuk udara dimatikan. Orang-orang duduk disana dan memesan makanan dari Kedai Kopi Apek. Mereka pun bisa menjual minuman.

Menurut Keryn, bisnis kuliner tidak bisa hanya mengandalkan penjualan daring. “Karena semua toko juga melakukan hal yang sama. Harus ada produk yang berbeda,” katanya.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by @tothemoonnbake