KDMPB Diskusikan Dampak Media Sosial Terhadap Ketahanan Nasional



Sipayo.com - Komunitas Diskusi Mahasiswa Pecinta Bangsa (KDMPB) kembali menggelar diskusi pada, Jumat (28/4/2017) siang. Kali ini tema diskusi yang diangkat adalah 'Dampak Positif dan Negatif Media Sosial Terhadap Ketahanan Nasional'.



Ditanya mengenai hasil diskusi tersebut, Alpandi Pinem sebagai koordinator KDMPB mengatakan bahwa pada awalnya media sosial diciptakan untuk memudahkan masyarakat untuk berkomunikasi antar sesama tanpa mengenal jarak dan waktu.



"Tujuan awal pembuatan media sosial ini sebenarnya positif, selain sebagai alat komunikasi yang praktis, media sosial juga dapat dijadikan sebagai sarana memberi dan menerima informasi tanpa sekat-sekat dan batas negara," ujarnya kepada Sipayo.com.



Selanjutnya menurut Alpandi, dalam diskusi KDMPB juga dibahas tentang tujuan positif media sosial lainnya, yakni dapat berperan menjadi sarana pendukung usaha mikro kecil menengah (UMKM).



"Sebagai contoh, banyak masyarakat yang bergerak dalam usaha UMKM yang telah memanfaatkan keberadaan media sosial sebagai toko online," terangnya.



Selain sisi positif, media sosial juga memiliki dampak negatif. Hal tersebut bermula dari penyalahgunaan media sosial tersebut oleh masyarakat.



"Banyak diantara kalangan pelajar dan mahasiswa yang kecanduan media sosial, sehingga hal-hal utama yang seharusnya mereka kerjakan seperti waktu untuk belajar akhirnya terabaikan. Waktu akhirnya banyak tersita hanya untuk mengakses berbagai media sosial yang mereka miliki," ujar Alpandi.



Disisi lainnya, media sosial juga turut menjadi ladang penyebaran berita-berita palsu (hoax), pornografi, bahkan digunakan pula sebagai media tempat menjual obat-obat terlarang .



"Hal-hal negatif yang ditimbulkan media sosial semacam inilah yang dapat mempengaruhi budaya masyarakat, sekaligus akan melunturkan ketahanan sosial masyarakat yang kemudian dapat berakibat langsung terhadap ketahanan nasional" terang Alpandi.



Sebagai solusi dari dampak negatif yang dapat ditimbulkan media sosial, dalam diskusi yang diselenggarakan oleh KDMPB juga turut dibicarakan.



"Untuk mengurangi dampak negatif media sosial sebenarnya dapat terwujud apabila didukung oleh berbagai pihak. Pertama dari pihak pemerintah yang mengatur regulasi seharusnya dapat menerapkan aturan-aturan tegas dalam penggunaan media sosial di Indonesia. Tegas dalam hal ini juga harus dibarengi dengan kebijakan yang arif dan bijaksana," kata Alpandi



Selanjutnya, orang tua juga harus berperan mengawasi anak ketika menggunakan media sosial. Pengawasan dalam hal ini dapat berupa pengawasan konten yang layak dikonsumsi oleh anak dan juga pengawasan dalam waktu penggunaanya.



"Adapun dari segi mahasiswa, seharusnya turut menerapkan penggunaan media sosial secara bijak dan sesuai keperluan selagi memang bermanfaat. Begitupula tetap ingat waktu dalam penggunaanya, sehingga hal-hal positif lainnya masih dapat pula dilakukan tanpa harus terus berkutat menjadi pecandu media sosial," tutupnya.



Sebagaimana diketahui, diskusi KDMPB kali ini diikuti oleh 9 peserta, diantaranya Alpandi Pinem, Surana Tiara Manihuruk, Roni Surbakti, Hani Arista Pinem, Ferawati Kaban, Hana Ria Sitepu, Alfina Sari Tarigan, Desi Meitiara Perangin-angin, dan Wahyu Syahputra.



Sebelumnya KDMPB juga telah menggelar diskusi terkait wacana pemindahan Ibukota Indonesia. Laporan hasil diskusi tersebut dapat dibaca pada tautan berikut (KDMPB Gelar Diskusi Terkait Wacana Pemindahan Ibukota Indonesia).



editor // 2017-04-29 03:01 WIB
Menurut kamu bagaimana?
Mahasiswa KKN-T IPB Membuat Taman Obat Keluarga di Desa Kutagaluh di Masa Pandemi Covid-19
2021-10-16 20:09 WIB
Direktur BPODT Gelar Bincang Santai dengan Para Pelaku Pariwisata
2021-09-27 09:18 WIB
Masyarakat Sigapiton Sepakat Dukung Pembangunan Toba Caldera Resort
2021-09-24 16:37 WIB
BPODT Gelar Sosialisasi Cegah Gratifikasi dan Korupsi
2021-09-24 13:54 WIB
Lepas 13 Atlet asal Kabupaten Karo untuk Mengikuti PON Papua: Theopilus Ginting: Semoga Membawa Harum Nama Sumut
2021-09-10 17:26 WIB
Wakil Bupati Karo Bersama YKI Melaksanakan Bakti Sosial Pemeriksaan IVA Test
2021-09-10 16:08 WIB
Theopilus Ginting Puji Kecamatan Munthe yang Mengalami Penurunan Kasus Covid-19
2021-09-09 21:41 WIB
Dirut BPODT Hadiri Penutupan Kejuaraan Menembak di The Kaldera Nomadic Escape
2021-09-05 10:17 WIB
Besok J&K Barbershop Milenial Medan Grand Opening, Ada Diskon Menarik
2021-08-31 17:00 WIB
Bupati dan Wakil Bupati Karo Turun Langsung Ke Lokasi Bencana Longsor di Kabanjahe
2021-08-27 21:30 WIB
Ketua The Hindu Center North Sumatra Apresiasi Kinerja Kepala Rutan Kelas IIB Humbahas
2021-08-24 16:46 WIB
Theopilus Ginting Dampingi Arya Sinulingga Bagikan Bantuan Kementerian BUMN
2021-08-23 14:21 WIB
Selamat Jalan Bang Sahat Pakpahan, Sosok Dibalik Tranformasi Digital BPODT
2021-08-22 12:59 WIB
Bupati Karo Cory Sebayang Hentikan Kutipan Liar di Pemandian Air Panas
2021-08-21 20:22 WIB
BPODT Gelar Vaksinasi ke Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Taput
2021-08-16 20:52 WIB
Wakil Bupati Karo Bersama Ketua TP. PKK Karo Turun Langsung Serahkan Bantuan Beras PPK ke Masyarat di Desa Lau Solu dan Tanjung Pamah
2021-08-15 16:31 WIB
Wakil Bupati Karo Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Desa Lau Baleng
2021-08-15 16:14 WIB
Kebakaran di Desa Lau Baleng, 5 Rumah Habis Dilalap Sijago Merah
2021-08-13 22:09 WIB
Reuni Digital Masa SMA – Meningkatkan Imun
2021-08-12 13:01 WIB
Direktur BPODT Jimmy Bernando Panjaitan Apresiasi Dukungan Vaksinasi dari Kodam I/BB
2021-08-07 22:03 WIB