Apakah i-Doser Berbahaya Bagi Kesehatan?



Aplikasi smartphone dengan nama i-Doser, kini tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak pendapat yang mengatakan bahwa aplikasi ini merupakan narkoba digital karena dapat membuat penggunanya berhalusinasi. Lalu apa sebenarnya arti i-Doser dan seberapa bahayakah aplikasi ini bagi kesehatan?

i-Doser adalah sebuah aplikasi pemutar konten audio yang gelombang suaranya dapat membuat para pendengarnya mengalami halusinasi. Aplikasi i-Doser sejauh ini telah didownload jutaan kali di dunia, perangkat yang didasarkan pada teknologi audio pembangkit benaural beat, SBaGen ini ini dapat didownload secara gratis dengan beberapa konten sampel, dan harus dibeli ketika ingin mendapatkan konten audio tambahan.

Melalui situs resminya, i-Doser diproduksi untuk merubah gelombang audio secara binaural. Aplikasi ini dapat diputar dalam bentuk CD dan MP3, selebihnya i-Doser dapat juga digunakan pada ponsel dan komputer melalui aplikasi yang diproduksi.

Fungsi i-Doser sendiri bertujuan untuk memanipulasi suasana hati. Dengan mendengarkan dua suara yang frekwensinya mirip pada telinga konsumnya, otak si pendengar kemudian akan merespon suara tersebut dan menghasilkan suara ketiga yang disebut dengan binaural beat.

Lalu apa sebenarnya binaural beat ini? Binaural beat atau yang disebut juga dengan istilah binaural tone, ditemukan oleh Heinrich Wilhelm Dove tahun 1839 yang kemudian booming pada abad 20. Binaural beat pada era itu digunakan untuk relaksasi, meditasi, kreativitas. Suara ini memberikan efek yang tergantung dari berapa frekuensinya. Frekuensi nada harus berada di bawah 1.000 Hz dan perbedaan antara dua nada yang dibuat untuk memancing respon otak harus kecil; kurang dari atau sama dengan 30 Hz.

Kini banyak orang gelisah dengan keberadan aplikasi i-Doser. Hal ini sebenarnya bukan tanpa dasar, mengingat efek yang akan ditimbulkan. Seperti yang disebutkan oleh seorang guru di Mustang High School, Oklahoma, menyatakan banyak muridnya yang kecanduan i-Doser seperti layaknya kecanduan terhadap narkoba.

Terkait keluhan tersebut, pemilik i-Doser, Nick Ashton memiliki pembelaan tersendiri. Menurutnya, “Kami telah mendengar keluhan yang ada, dan (secara umum) kami setuju.  I-Doser tidak berbahaya, benar-benar aman. Tapi setiap pengguna harus menyadari bahwa I-Doser dapat menyebabkan modifikasi suasana hati.”

Sementara itu, sebuah penelitian oleh Universitas South Florida, membuktikan jika alunan binaural seperti I-Doser sebenarnya berfaedah. Alunan ini bisa membantu orang yang mengalami ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) agar lebih mampu fokus. Sementara Psychology Today menyebut, alunan binaural biasa dilakukan dalam terapi penyembuhan kecemasan berlebih.

Di Indonesia sendiri, menurut, Slamet Pribadi, Kepala Humas BNN (Badan Narkotika Nasional), belum ada laporan penggunaan I-Doser dan dampak pemakaiannya. Slamet menyebutkan kepada MetroTV News, belum diketahui apakah aplikasi ini bisa memberikan efek yang sama dengan narkoba atau tidak. Jika ya, maka harus ada hukum yang mengatur penggunaan I-Doser.

Sementara, Ismail Cawidu, Kepala Humas Kemenkominfo menyebut, I-Doser tidak dapat digolongkan ke dalam narkotika konvensional, tidak pula bisa disebut sebagai narkotika digital. Namun, pihaknya masih mempelajari efek yang ditimbulkan oleh aplikasi alunan binaural ini.

"Kami akan memeriksa apakah aplikasi ini memang memiliki efek seperti narkotika biasa, seperti heroin," tuturnya untuk MetroTVNews.



editor // 2015-10-13 14:20 WIB
Menurut kamu bagaimana?
AKP Rudi Koto: Rezeki yang Ada Padamu Sebagian Milik Orang Lain
2021-01-16 13:18 WIB
Lagi, Tekab Polsek Panai Tengah Tangkap Bandar Narkoba Dari Bilah Hilir
2021-01-15 23:37 WIB
Terkait SPBU di Rantauprapat, Polisi Masih Kirim SPDP ke Kejari Labuhanbatu
2021-01-12 20:25 WIB
Praktisi Hukum Minta Kapolres Labuhanbatu Lebih Terbuka dalam Kasus SPBU di Rantauprapat
2021-01-11 21:02 WIB
Kemensos Kucurkan Bantuan Untuk Pelestarian Warisan Seni Budaya
2021-01-10 23:57 WIB
Sempat Dipolice Line Polres Labuhanbatu, SPBU Ahmad Yani Mulai Beroparasi
2021-01-10 18:41 WIB
Digrebek Warga Diduga Lagi Asyik Hisap Sabu, 3 Oknum Polisi di Labuhanbatu Diproses di Propam
2021-01-09 11:18 WIB
Gabungan Mahasiswa Datangi Kantor Bupati Labuhanbatu Minta Penjelasan Anggaran Covid, Beasiswa dan Kesra
2021-01-07 15:55 WIB
Pegawai RSUD Rantauprapat Ditangkap Polres Labuhanbatu
2021-01-07 15:43 WIB
Mengenal Medan Barber Academy, Penghasil Barber Mumpuni dan Berkualitas
2021-01-06 19:20 WIB
Saat Menjelang Pilkada Disdukcapil Labuhanbatu Diduga Keluarkan KTP Berlebihan
2020-12-26 17:49 WIB
Perayaan 25 Tahun SUARASAMA, Irwansyah Harahap: Syukur dan Terima Kasih Kami
2020-12-22 23:30 WIB
Arya Sinulingga Raih Penghargaan Top 40 PR Person dari Iconomics 2020
2020-12-19 17:45 WIB
KPU Tetapkan Cory Sebayang – Theopilus Ginting Peraih Suara Terbanyak Pilkada Karo 2020
2020-12-15 10:26 WIB
Berdasarkan Data Real Count, Paslon Cory-Theo Unggul di Pilkada Karo
2020-12-09 20:17 WIB
Theopilus Ginting Raih Suara Mutlak di TPS Tempatnya Memilih
2020-12-09 15:49 WIB
Nyoblos di TPS 014 Desa Ketaren, Theopilus Ginting Optimis Menang
2020-12-09 10:22 WIB
Kurir Narkoba Wilayah Kota Rantauprapat Diringkus Polres Labuhanbatu
2020-12-03 17:34 WIB
Polres Labuhanbatu Gelar Pemusnahan Narkoba Sabu-sabu Senilai 15 Miliar
2020-12-02 13:31 WIB
Tragis, Bocah 6 Tahun Tewas Kejebur Sumur di PT HSJ Sidomulio Labuhanbatu
2020-11-30 22:28 WIB