Penggunaan PUBG Akan Dibatasi Waktu Bermain
 

 
Sipayo.com - Pengembang PUBG alias PlayerUnknown's Battlegrounds akan membuat fitur khusus. Rencananya PUBG akan memperkenalkan fitur baru bagi pecandu gemae tersebut agar waktu bermainnya dapat dibatasi.



Setelah fitur ini terpasang, pencandu PUBG hanya bisa bermain dengan durasi waktu tertentu saja.

"Kami pastikan mereka tidak kecanduan dengan game dan menghabiskan waktu ke komunitas," kata Marketing Director of SEA PUBG Mobile Oliver Ye saat jumpa pers di Hotel Shangri-La, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2019).

Lewat sistem baru tersebut, manajemen PUBG berharap mampu berkontribusi positif menciptakan ekosistem permainan dan e-Sport yang lebih sehat ke depannya.

"Kami buat sistem ini agar mereka bisa menghabiskan waktu dengan keluarga dan teman. Kami harap sistem ini bisa buat anda lebih berkoneksi dengan orang lain," kata Oliver.

Pernyataan ini dikeluarkan setelah kasus di beberapa negara yang berkaitan dengan kecanduan gim PUBG. Terkini, seorang perempuan di India ingin bercerai dengan suaminya karena kasmaran dengan teman bermain di PUBG.

Sementara itu, Pemerintah Nepal bahkan telah resmi melarang PUBG dimainkan di negaranya. Mereka beralasan permainan itu penuh kekerasan dan memberikan candu erhadap para pemainnya, terutama kepada anak-anak.

Dirjen Aplikasi dan Informatika (Aptika) Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan menyebut kalau penerapan pembatasan waktu bermain gim online telah dilakukan di beberapa negara seperti Korea Selatan. China pun menerapkan batasan bermain gim bagi warga negaranya.

Alpandi Pinem // 2019-05-25 13:44 WIB
Menurut kamu bagaimana?
Kunjugi Desa Samura, Masyarakat Nyatakan Siap Mendukung Paslon Cory-Theo
21:54 WIB
Relawan dan Pendukung di Kecamatan Kuta Buluh Siap Bahu-membahu Memenangkan Paslon Cory-Theo
17:00 WIB
Bagikan Masker, Cory Sebayang: Mari Ciptakan Pilkada yang Sehat
16:43 WIB
Kunjungi Gudang Wortel, Theopilus Ginting Sebut Kesejahteraan Petani di Karo Harus Kita Wujudkan
16:14 WIB
Pengedar Extasi dan Sabu Ditangkap di Halaman Parkir One Heart Karaoke
2020-10-21 18:30 WIB
Kajari Labuhanbatu: Pada Prinsipnya Pengadaan Barang dan Jasa Dimulai Adanya SPK
2020-10-21 15:07 WIB
Kunjungi Pengerajin, Theopilus Ginting: Kita Kembalikan Pembuatan Uis Gara ke Karo
2020-10-20 19:46 WIB
Kata Dedi Sinuhaji Saat Meliput Kerusuhan: Ibarat Telenan dan Pisau Jurnalis di Tengahnya
2020-10-20 13:04 WIB
PT Andalas Inti Agro Lestari Asean AGRI Group Pressure Pekerja BHL
2020-10-19 20:36 WIB
Bandar Narkoba Torgamba Berduel dengan Polisi saat Ingin Ditangkap
2020-10-19 17:36 WIB
Tes Urine Narkotika Diduga Sebagai Legalisasi PHK Pekerja di PT Hijau Pryan Perdana
2020-10-17 19:57 WIB
Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting ‘Nehken Kekelengen’ ke Warga GBKP Se-Klasis Lubuk Pakam
2020-10-17 18:07 WIB
Kunjungi Rumah Siwaluh Jabu, Theopilus Ginting: Kita Dorong Wisata Budaya untuk Lestarikan Kearifan Lokal Karo
2020-10-16 18:59 WIB
Paslon Cory Sebayang – Theopilus Ginting Bagikan Masker di Pajak Tongging Cegah Penyebaran Covid-19
2020-10-16 18:13 WIB
Kapolres Labuhanbatu Bagi Paket Sembako dan Uang ke Kaum Duafa dan Masyarakat
2020-10-16 16:48 WIB
Terkait Pembongkaran Pasar Tradisional Labuhanbilik, Pemberitahuan ke Sekda Tak Ada
2020-10-16 16:04 WIB
Soal Test Urine Pekerja, PT HPP Diminta Jangan Melakukan Penzoliman
2020-10-15 16:46 WIB
Peredaran Narkoba Masih Marak di Kecamatan Panai Tengah Labuhanbatu
2020-10-15 14:14 WIB
Kunjungi Alpha Omega, Theopilus Ginting Berharap Alpha Omega dapat jadi Mitra Pemkab Karo Tangani Disabilitas
2020-10-15 13:51 WIB
Kunjungi Museum Jamin Ginting, Theopilus Ginting: Pahlawan Nasional Djamin Ginting Sosok Inspiratif bagi Generasi Muda
2020-10-15 13:37 WIB