Benarkah Penulis Kompasiana Pakde Kartono adalah Gayus Tambunan?



Sipayo.com - Pakde Kartono adalah salah satu penulis anonim yang selama ini sangat aktif menulis di Kompasiana. Tercatat, sejak bergabung pada 9 April 2012, Pakde Kartono telah membuat sebanyak 1,676 tulisan dan dibaca lebih dari 11 juta kali.

Selain dikenal sebagai penulis aktif di Kompasiana, Pakde Kartono juga merupakan salah satu penulis yang digemari. Buktinya dari masing-masing tulisannya pada blog yang berafiliasi dengan Kompas.com tersebut telah dikomentari lebih dari 27.000 kali. Bahkan beberapa tulisan Pakde Kartono sempat pula mendapatkan predikat sebagai tulisan Headline dan Highlight.

Tidak sampai disitu, akun Pakde Kartono yang menggunakan foto bintang Hollywood Brad Pitt sebagai foto profilnya tersebut juga merupakan salah satu pengguna Kompasiana yang terverifikasi. Artinya meski nama Pakde Kartono diduga kuat adalah sebagai nama samaran alias anonim, tapi dirinya pernah mengirimkan identitas pribadi kepada pengelola Kompasiana berupa foto copy KTP atau tanda pengenal lainnya, sehingga akun yang digunakannya kemudian dinyatakan terverifikasi.

Dalam kurun beberapa hari terakhir, nama Pakde Kartono sedang mengemuka di Kompasiana. Hal itu bermula dari tulisan penulis anononim Kompasiana lainnya dengan insial Tomi Unyu-Unyu. Dalam tulisannya, Tomi Unyu-Unyu menyoroti artikel dan foto yang dipublikasi oleh penulis Kompasiana bernama Ifani yang memajang foto dirinya bersama Vita saat sedang mejeng di sebuah restoran.

Menurut Tomi Unyu-Unyu orang yang memfoto Ifani dan Vita itu adalah Pakde Kartono yang disebutnya juga bukan lain adalah Gayu Tambunan. Dia juga menayangkan foto yang memperlihatkan dengan jelas wajah Ifani, Vita, dan laki-laki yang disebut sebagai Gayus Tambunan. Sayangnya artikel dan foto itu saat ini sudah dihapus dari Kompasiana.



Setelah munculnya artikel Tomy Unyu-Unyu di Kompasiana, kemudian beredar berita di media massa terkait foto tersebut dengan keberadaan wajah Ifani dan Vita telah diburamkan (diblur), sementara foto laki-laki yang kemudian memang benar diketahui adalah Gayus Tambunan tersebut tetap terlihat jelas.

Meski tulisan Tomi Unyu-Unyu telah dihapus dari Kompasiana, namun kasusnya tidak sesederhana itu. Foto Gayus yang sedang makan di sebuah restoran itu pun langsung menyebar luas menjadi berita panas di berbagai media. Mulai media sosial, media daring, media elektronika, dan pasti juga di media cetak.

Panasnya berita di media massa tentang beredarnya foto Gayus sedang makan direstoran dianggap tak bisa ditolerir, sebab Gayus yang notebene adalah seorang terpidana koruptor sampai bisa jalan-jalan jauh sampai ke mall itu, dengan sebuah ponsel di tanganya, jelas dianggap sesuatu yang salah.

Meskipun berawal di Kompasiana, tetapi penyebaran berita di media massa terkait foto yang memperlihatkan Gayus sedang makan di sebuah restoran yang diduga kuat di sebuah mall di Jakarta bukannya dirujuk oleh wartawan dari Kompasiana, melainkan dari akun Facebook Baskoro Endrawan yang juga turut mengunggah foto itu. "Ada yang tahu Gayus Tambunan di mana? Konon sih divonis 30 tahun penjara," tulis Baskoro di dinding Facebook-nya pada 19 September 2015.

Ketika keberadaan foto Gayus semakin terekspos di media massa, kasus itu pun segera menarik perhatian pihak-pihak yang berwenang, mulai dari Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, I Wayan Dusak hingga Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.

Terkait beredarnya foto Gayus yang sedang makan di restoran tersebut, Untung Sunaryo yang mengaku sebagai kuasa hukum Gayus Tambunan pun akhirnya angkat bicara. Menurut pengacara yang pernah membela Susno Duadji tersebut, dirinya tidak mengetahui tentang foto-foto heboh yang beredar di Media sosial.

Namun demikian, Untung memastikan bahwa kliennya Gayus Tambunan pada tanggal 9 September 2015 tersebut sudah melalui prosedur yang sah.

"Saya yakin keluarnya Gayus lewat sudah melewati prosedur hukum yang sah," ujarnya seperti yang dikutip dari Republika.co.id, Senin (21/9).

Untung memastikan dirinya tidak tahu menahu tentang apa yang terjadi di luar sidang Pengadilan Agama pada tanggal 9 September 2015 tersebut. Setahu Untung dengan ketatnya aturan Dirjen PAS, biasanya Gayus Tambunan langsung kembali ke sel nya bila urusan kliennya tersebut telah selesai.

"Saya jujur saja tidak tahu peristiwa ini, karena saya kan memegang untuk yang PK bagi semua kasus dan mengurusi hak-hak Pak Gayus sebagai warga binaan, misal remisi, PK, asimilasi dan lain-lain. Untuk yang masalah sidang cerai saya tidak tahu," kata Untung.

Dari keterangan tersebut diatas ternyata bisa dipastikan Untung Sunaryo tidak terlibat dalam kegiatan Sidang Perceraian di Pengadilan Agama Tanjung Priuk Jakarta Utara. Rupanya masih ada Pengacara lain yang khusus mengurusi Sidang Perceraian Gayus Tambunan tersebut.

Kini, berita mengenai beredarnya foto Gayus Tambunan sedang makan di restoran memang telah hilang dari media massa. Gayus yang sebelumnya diketahui ditempatkan di LP Sukamiskin, Bandung Jawa Barat, kini telah dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Pemindahan Gayus tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Ansarudin, Selasa (22/9/2015) siang.

"Gayus akan ditempatkan di Blok A Kamar 1 yang rencananya diperuntukkan bagi narapidana bandar narkoba. Oleh karena itu blok tersebut mempunyai pengamanan maksimum," kata Ansar.

Pemindahan ini dilakukan setelah Gayus melakukan pelanggaran penyalahgunaan izin menghadiri sidang perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Utara. "Pemindahan ini sesuai dengan instruksi Menkumham," ujar Ansar.

Atas kesalahannya, Gayus Tambunan kini memang telah dipindahkan dari LP Sukamiskin ke LP Gunung Sindur. Namun hingga kini, di Kompasiana masih terus ramai pembicaraan mempertanyakan tentang siapa sebenarnya sosok Pakde Kartono. Banyak diantara penulis Kompasiana menduga bahwa sosok Pakde Kartono sendiri adalah Gayus Tambunan.

Memang, Pakde Kartono melalui tulisan klarifikasinya di Kompasiana berjudul "Klarifikasi : Pakde Kartono Bukan Gayus Tambunan" telah menyebutkan bahwa dirinya bukanlah Gayus Tambunan, melainkan seorang lawyer yang cukup punya nama di ibukota.

"Hari itu, Rabu 9 September 2015, Saya janjian makan siang dengan mba Ifani dan Vita Sinaga dalam rangka temu kangen sahabat lama. Kami sudah beberapa kali bertemu, dengan mba Ifani Saya tak terhitung banyaknya bertemu, karena kami punya beberapa pekerjaan bersama. Kebetulan saat itu Saya sedang bersama klien saya terkait sidang gugatan di pengadilan Jakarta, maka sekalian Saja saya ajak klien saya sebelum dirinya kembali ke Bandung, untuk berkenalan dengan Ifani dan Vita Sinaga siapa tahu ada bisnis yang bisa mereka lakukan," tulis Pakde Kartono.

Meski Pakde Kartono telah mengaku bukanlah Gayus Tambunan, akan tetapi masih ada juga diantara penulis Kompasiana yang tidak bisa percaya begitu saja dengan pengakuan tersebut. Salah satunya adalah penulis Kompasiana dengan nama akun Tante Liza.

"Lalu di manakah Pakde Kartono sekarang jika dia bukan Gayus? Andai Tante adalah dia, ketimbang dituduh sebagai koruptor kelas kakap tapi faktanya Tante adalah pengacaranya, maka lebih baik Tante membuktikannya dengan cara menampakan diri dengan santai dan tertawa-tertawa, menertawakan Kompasianer yang sudah terlanjur yakin bahwa Tante adalah koruptor," tulis Tante Liza mempertanyakan sosok Pakde Kartono yang sebenarnya.

editor // 2015-09-23 17:22 WIB
Menurut kamu bagaimana?
Alumni Permakan Universitas Padjadjaran Lakukan Aksi #KaroSiagaCovid19 di Kabupaten Karo
2020-03-22 17:25 WIB
Satpolair Polres Labuhanbatu Himbau Nelayan Tentang Pencegahan Virus Corona
2020-03-21 14:24 WIB
Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Siswa di Lau Baleng Libur Selama 2 Minggu
2020-03-20 13:20 WIB
Perusahaan Lalai, Istri Karyawan PT HSJ Bayar Biaya Partus
2020-03-19 23:39 WIB
Inspektorat Labuhanbatu Dinilai Lakukan Konsfirasi Pembodohan
2020-03-19 19:56 WIB
Pasien Ngeluh Terhadap Pelayanan RSUD Rantauprapat
2020-03-19 18:09 WIB
Warga Buluh Pancur Tewas Diduga Tertembak Senapan Miliknya Sendiri
2020-03-19 00:00 WIB
Perairan Labuhanbatu Diduga Jadi Tempat Bisnis Mafia
2020-03-18 23:47 WIB
KPU Labuhanbatu Bagi Masker Antisipasi Penyebaran Virus Corona
2020-03-18 14:04 WIB
Diduga Korupsi, Ispektorat Serahkan Berkas LHP Bumdes Sei Sentosa ke Kejari Labuhanbatu
2020-03-18 14:00 WIB
Cegah Virus Corona, Polsek Mardingding Gelar Gerakan Kebersihan Lingkungan
2020-03-17 19:00 WIB
Panwaslu Tingkat Desa se-Kecamatan Lau Baleng Dilantik
2020-03-13 20:24 WIB
Pejuang Bravo Lima Labuhanbatu Audensi Dengan Kakan Kemenag
2020-03-13 16:04 WIB
Ornamen Karo akan Gelar Berastagi Color Run
2020-03-11 08:16 WIB
Sah! Incun Pimpin Pejuang Bravo Lima Labuhanbatu
2020-03-10 19:45 WIB
Penyanyi Sekaligus Pencipta Lagu Berjuluk MR No Stop Kembali Merilis Lagu
2020-03-10 12:12 WIB
Pemilik Grup Facebook di Labuhanbatu Kompak Akan Blokir Postingan Bacalon Bupati
2020-03-07 18:12 WIB
Dandim dan Kapolres Sambut Kedatagan MBI Labuhanbatu
2020-03-07 12:31 WIB
Pemkab Labuhanbatu Mau Dibuat Bagaimana, Oknum Pejabat Melanggar Sumpah?
2020-03-06 21:54 WIB
Mahasiswa Labuhanbatu Datangi Kantor KPK Minta Bupati Diperiksa
2020-03-05 18:49 WIB