Benarkah Meteor Bikin Bumi Kiamat Akhir Bulan Ini?


Sipayo.com - Netizen masih dibuat heboh dengan beberagai pemberitaan yang menyebutkan bahwa kiamat akan terjadi antara tanggal 22 hingga 28 September 2015. Meski badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menyatakan Bumi akan aman-aman saja, namun berita jatuhnya meteor yang akan membuat bumi kiamat dalam bulan ini masih tetap menjadi bahan perbincangan hangat.

Berbagai dugaan pun mengemuka terkait penyebab isu kiamat tersebut, mulai dari fenomena Blood Moon atau bulan darah, hingga kiamat yang disebut-sebut dapat dipicu oleh hujan meteor raksasa.

Kedua ramalan penyebab kiamat tersebut konon akan memicu berbagai bentuk bencana alam yang memiliki daya hancur yang sangat dasyat, mulai dari gempa bumi, gunung meletus, hingga tsunami.

Profesor Robert Walsh, direktur eksekutif riset di The University of Central Lancashire mengajak para ahli lainnya untuk memberikan perhatian serius terkait kemungkinan jatuhnya meteor yang bisa menghancurkan Bumi.

Walsh mengatakan sebagian besar warga Bumi tidak menyadari bahwa planet ini ditabrak oleh sekitar seratus ton batu luar angkasa setiap hari! Namun, batu-batu tersebut pecah berkeping-keping dan sebagian besar terbakar di atmosfer planet Bumi. Bahkan, Bumi sendiri pernah mengalami dampak yang sangat merusak di masa lalu akibat hujan meteor sehingga dinosaurus punah.

Asteroid yang diperkirakan akan menabrak Bumi pada September 2015 ini diyakini memiliki keliling sekitar 10 kilometer. Jadi, menurut Walsh, para ahli harus menganggapnya sebagai ancaman yang serius.

NASA telah memberikan perhatian serius tentang ancaman tabrakan meteor ini. Namun mereka menyatakan hingga beberapa abad ke depan, tidak ada meteor atau benda luar angkasa yang akan menyebabkan kiamat.

Menurut NASA, jika ada meteor cukup besar yang bisa menimbulkan kiamat pada September seperti yang diklaim oleh berbagai blog dan artikel di internet, maka meteor tersebut seharusnya sudah terlihat sekarang.

Pasalnya, NASA memiliki program yang disebut dengan Near Earth Object Programme yang akan memonitor setiap asteroid yang berpotensi menghancurkan Bumi. Program 'Penjaga Luar Angkasa' tersebut akan mendeteksi dan melacak benda-benda angkasa serta mencoba untuk menentukan sifat mereka.

Namun tabrakan benda langit di luar angkasa pernah terjadi dan bisa diprediksi oleh manusia. Pada 1994, planet terbesar di Tata Surya, yaitu Jupiter, pernah ditabrak sebuah asteroid yang keluar dari Komet Shoemaker Levy 9. Ini adalah tabrakan antara benda langit pertama yang bisa diprediksi dan dipelajari oleh manusia.

editor // 2015-09-18 11:30 WIB
Menurut kamu bagaimana?
AKP Rudi Koto: Rezeki yang Ada Padamu Sebagian Milik Orang Lain
2021-01-16 13:18 WIB
Lagi, Tekab Polsek Panai Tengah Tangkap Bandar Narkoba Dari Bilah Hilir
2021-01-15 23:37 WIB
Terkait SPBU di Rantauprapat, Polisi Masih Kirim SPDP ke Kejari Labuhanbatu
2021-01-12 20:25 WIB
Praktisi Hukum Minta Kapolres Labuhanbatu Lebih Terbuka dalam Kasus SPBU di Rantauprapat
2021-01-11 21:02 WIB
Kemensos Kucurkan Bantuan Untuk Pelestarian Warisan Seni Budaya
2021-01-10 23:57 WIB
Sempat Dipolice Line Polres Labuhanbatu, SPBU Ahmad Yani Mulai Beroparasi
2021-01-10 18:41 WIB
Digrebek Warga Diduga Lagi Asyik Hisap Sabu, 3 Oknum Polisi di Labuhanbatu Diproses di Propam
2021-01-09 11:18 WIB
Gabungan Mahasiswa Datangi Kantor Bupati Labuhanbatu Minta Penjelasan Anggaran Covid, Beasiswa dan Kesra
2021-01-07 15:55 WIB
Pegawai RSUD Rantauprapat Ditangkap Polres Labuhanbatu
2021-01-07 15:43 WIB
Mengenal Medan Barber Academy, Penghasil Barber Mumpuni dan Berkualitas
2021-01-06 19:20 WIB
Saat Menjelang Pilkada Disdukcapil Labuhanbatu Diduga Keluarkan KTP Berlebihan
2020-12-26 17:49 WIB
Perayaan 25 Tahun SUARASAMA, Irwansyah Harahap: Syukur dan Terima Kasih Kami
2020-12-22 23:30 WIB
Arya Sinulingga Raih Penghargaan Top 40 PR Person dari Iconomics 2020
2020-12-19 17:45 WIB
KPU Tetapkan Cory Sebayang – Theopilus Ginting Peraih Suara Terbanyak Pilkada Karo 2020
2020-12-15 10:26 WIB
Berdasarkan Data Real Count, Paslon Cory-Theo Unggul di Pilkada Karo
2020-12-09 20:17 WIB
Theopilus Ginting Raih Suara Mutlak di TPS Tempatnya Memilih
2020-12-09 15:49 WIB
Nyoblos di TPS 014 Desa Ketaren, Theopilus Ginting Optimis Menang
2020-12-09 10:22 WIB
Kurir Narkoba Wilayah Kota Rantauprapat Diringkus Polres Labuhanbatu
2020-12-03 17:34 WIB
Polres Labuhanbatu Gelar Pemusnahan Narkoba Sabu-sabu Senilai 15 Miliar
2020-12-02 13:31 WIB
Tragis, Bocah 6 Tahun Tewas Kejebur Sumur di PT HSJ Sidomulio Labuhanbatu
2020-11-30 22:28 WIB