Penjelasan Ilmuwan Terkait Isu Kiamat September 2015



Sipayo.com - Ramalan kiamat bagi umat manusia pada bulan September 2015 yang digaungkan oleh pengusung teori konspirasi kini sedang menghangat dibicarakan oleh netizen di media sosial.





Dari teori dan isu yang beredar, sebuah batu ruang angkas selebar 2,5 mil akan jatuh di Puerto Rico yang sekaligus sebagai penanda datangnya kehancuran di seluruh planet Bumi.





Menurut penganut teori konspirasi, bencana ini diperkirakan akan menimpa dunia saat kedatangan astreoid raksasa yang terjadi antara 21 hingga 28 September 2015.





Pada awalnya, asal-usul klaim ini berasal dari seorang bernama Efrain Rodriguez yang memproklamirkan diri sebagai 'nabi'. Rodriguez mengklaim telah menyerahkan hasil penelitiannya tentang asteroid raksasa penyebab kiamat kepada badan antariksa Amerika Serikat, NASA.





Ramalan tentang kiamat yang diungkapkan Rodriguez tampaknya berkaitan dengan Ramalan Bulan Darah yang meramalkan 28 September merupakan tanggal terakhir dari fenomena bulan darah yang berlangsung empat kali.





Disebutkan dalam Ramalan Bulan Darah, bencana akan datang ketika gerhana bulan--terakhir terjadi pada April 2014-- diikuti fenomena bulan purnama sebanyak enam kali.





"Saya mendapat penglihatan asteroid itu memasuki wilayah udara kota Arecibo di Puerto Rico, menghantam laut antara Pulau Mona dan Mayaguez dan memicu gempa berkekuatan 12 skala Richter," klaim Rodriguez.





Lantaran ramalan ini, banyak orang yang kemudian menjadi sangat khawatir. Alhasil, NASA angkat bicara menjelaskan ramalan Hari Kiamat itu.





"Tidak ada dasar ilmiah - bahkan satu pun bukti - yang menyebut sebuah asteroid atau benda langit lainnya akan menabrak Bumi pada tanggal tersebut," kata Paul Chodas, manajer NASA divisi Near-Earth Object.





Justru Near-Earth Object Observations Program milik NASA yang mendeteksi semua asteroid mengatakan tidak ada asteroid atau benda angkasa lainnya yang terdeteksi bakal menabrak Bumi dalam jangka waktu mendatang atau pada September besok.

editor // 2015-08-31 09:10 WIB
Menurut kamu bagaimana?
Alumni Permakan Universitas Padjadjaran Lakukan Aksi #KaroSiagaCovid19 di Kabupaten Karo
2020-03-22 17:25 WIB
Satpolair Polres Labuhanbatu Himbau Nelayan Tentang Pencegahan Virus Corona
2020-03-21 14:24 WIB
Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Siswa di Lau Baleng Libur Selama 2 Minggu
2020-03-20 13:20 WIB
Perusahaan Lalai, Istri Karyawan PT HSJ Bayar Biaya Partus
2020-03-19 23:39 WIB
Inspektorat Labuhanbatu Dinilai Lakukan Konsfirasi Pembodohan
2020-03-19 19:56 WIB
Pasien Ngeluh Terhadap Pelayanan RSUD Rantauprapat
2020-03-19 18:09 WIB
Warga Buluh Pancur Tewas Diduga Tertembak Senapan Miliknya Sendiri
2020-03-19 00:00 WIB
Perairan Labuhanbatu Diduga Jadi Tempat Bisnis Mafia
2020-03-18 23:47 WIB
KPU Labuhanbatu Bagi Masker Antisipasi Penyebaran Virus Corona
2020-03-18 14:04 WIB
Diduga Korupsi, Ispektorat Serahkan Berkas LHP Bumdes Sei Sentosa ke Kejari Labuhanbatu
2020-03-18 14:00 WIB
Cegah Virus Corona, Polsek Mardingding Gelar Gerakan Kebersihan Lingkungan
2020-03-17 19:00 WIB
Panwaslu Tingkat Desa se-Kecamatan Lau Baleng Dilantik
2020-03-13 20:24 WIB
Pejuang Bravo Lima Labuhanbatu Audensi Dengan Kakan Kemenag
2020-03-13 16:04 WIB
Ornamen Karo akan Gelar Berastagi Color Run
2020-03-11 08:16 WIB
Sah! Incun Pimpin Pejuang Bravo Lima Labuhanbatu
2020-03-10 19:45 WIB
Penyanyi Sekaligus Pencipta Lagu Berjuluk MR No Stop Kembali Merilis Lagu
2020-03-10 12:12 WIB
Pemilik Grup Facebook di Labuhanbatu Kompak Akan Blokir Postingan Bacalon Bupati
2020-03-07 18:12 WIB
Dandim dan Kapolres Sambut Kedatagan MBI Labuhanbatu
2020-03-07 12:31 WIB
Pemkab Labuhanbatu Mau Dibuat Bagaimana, Oknum Pejabat Melanggar Sumpah?
2020-03-06 21:54 WIB
Mahasiswa Labuhanbatu Datangi Kantor KPK Minta Bupati Diperiksa
2020-03-05 18:49 WIB