Terkait Pemberantasan Judi dan Narkoba, Kapolres Diminta Evaluasi Kinerja Kapolsek se-Labuhanbatu

Foto: Ketua DPAC Granat Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Kholik Raqih Saragih.


Sipayo.com - Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat SIK. MH diminta evaluasi kinerja kapolsek se-labuhanbatu khususnya wilayah pantai yaitu Bilah Hilir, Panai Tengah dan Panai Hilir.

Hal itu dikatakan Sekretaris Koordinator LSM-TIPAN-RI wilayah pantai Labuhanbatu, Darmanto, kepada Sipayo.com terkait pemberantasan judi dan narkoba yang dinilai tidak maksimal, Minggu ( 6/10) di Negeri Lama.

Menurut Darmanto, kinerja para Kapolsek yang bertugas di wilayah pantai dalam hal pemberantasan narkoba ibarat meracun rumput hanya pada ujung daun, tetapi akar tidak dibasmi.

Hal itu dikarenakan, lanjut Darmanto, unit reskrim di tingkat polsek melakukan penangkapan hanya untuk dapat target tangkapan sebagaimana perintah dari Kapolres. Sehingga, proses penangkapan hanya berhenti pada satu titik dan tidak berusaha melakukan pengembangan.

"Tertangkap si pembeli atau pengguna, langsung dibawa di polsek dan diproses kemudian dilimpahkan ke Polres. Polsek tidak mau berlelah-lelah melakukan pengembangan. Asal dapat target tangkapan 3 atau 4 orang sudah cukup. Kalau seperti itu kinerja unit polsek gak bakalan narkoba ini bisa dibrantas," kata Darmanto.

Mirisnya lagi, tambahnya, dalam soal penangkapan narkoba polsek belum unggul dengan unit satres narkoba dari Polres Labuhanbatu.

Sebagai contoh, sambungnya, 2 hari yang lalu di Desa Telaga Suka, Kecamatan Panai Tengah 8 orang ditangkap oleh satres Narkoba Polres Labuhanbatu. Sekira 2 bulan lebih yang lalu, satres Narkoba juga melakukan penangkapan 4 orang dari Desa Sei Jawi-Jawi, Kecamatan Panai Hulu dan dikembangkan ke Bilah Hilir hingga akhirnya W salah satu bandar besar Narkoba di Bilah Hilir pun tertangkap di Dusun Air Kocik, Desa Bilah.

"Mengapa penangkapan bandar narkoba selalu dari Polres? Labuhanbilik - Rantauprapat itu jauh lho? Kok bisa Polres yang nangkap? Lha kok Polsek hanya bisa nangkapi anak burung emprit saja,? tetapi gagak bebas berkeliaran! Ada apa?," imbuh Darmanto.

Dikatakannya lagi, setiap kali unit reskrim polsek melakukan penangkapan terhadap pengguna narkoba, celoteh miring yang selalu terlontar dari warga dengan istilah 'tukar kepala' dan banyak istilah lainnya yang seolah-olah sang bandar lepas karena ada memberi upeti bulanan.

Celoteh miring atau pun asumsi negatif , sebutnya, tidak akan terbangun di kalangan umum apabila kinerja polsek dalam memberantas narkoba tidak setengah hati. Karena itu, agar citra buruk tersebut tidak melekat, maka kinerja kapolsek harus ditingkatkan menjadi lebih baik.

"Polsek jangan dikasih target tangkapan narkoba begitu doang. Tetapi polsek dikasih target harus dapat tangkapan bandar. Gak mampu, copot ! Ganti kapolseknya, ganti kanitnya. Gak akan ada asap tanpa ada api. Narkoba ini sudah sangat meresahkan. Pikirkan generasi bangsa ini ke depan. Laksankanlah tugas itu sesuai amanah," ungkap Darmanto.

Sedangkan soal perjudian, Darmanto mengatakan perjudian togel di Kecamatan Panai Tengah sudah cukup lama melenggang dan terkesan tak tersentuh pihak Polsek Panai Tengah.

Ditanya di desa mana perjudian togel itu beredar, Darmanto menyarankan agar bertanya langsung kepada Kapolsek Panai Tengah AKP Rudi Hartono Lapian SH.

"Bukan saya gak mau jawab, tetapi tanya saja langsung sama Kapolseknya. Bohong dia kalau gak tahu. Suruh dia memberantasnya. Mana tangkapan dia soal togel. Nangkap distributor rokok ilegal pun gak mampu dia. Sampai sekarang rokok ilegal itu bebas terjual di wilayah panai hulu. Kalau judi  togel tidak dibrantasnya juga, jangan salahkan bunda mengandung," pungkasnya.

Diminta tanggapannya soal kinerja Polsek Bilah Hilir, Darmanto mengatakan kinerja Kapolsek Bilah Hilir Iptu Krisnad Indarto SE,MH belum cukup maksimal dikarenakan ia masih baru bertugas di wilayah itu.

"Kapolseknya masih baru, kanit Intelnya pun masih baru, tetapi anggotanya itu si Ronal batubara pernah jadi kanit intel,  sudah tahu ia warna bilah hilir. Kanit reskrimnya sudah cukup lama, penangkapan narkoba pun hanya anak ayam saja yang ditangkap, padahal begitu banyak bandar di Bilah Hilir. Ada apa? Gak tahu apa gak mampu?," tukasnya.

Ditanya, selaku sosial control apa pernah ia menjumpai para Kapolsek atau kanit untuk menegur atau memberi saran langsung kinerja mereka, Darmanto mengatakan gak perlu itu dilakukannya.

"Gak perlu itu aku lakukan. Kalau sudah aku mau kasih komentar pada wartawan, dan teguranku lewat media tidak digubris ya silahkan.Bukan bermaksud sombong, nanti mereka tahu siapa Darmanto," jawab Darmanto dengan nada tegas.

Terpisah, hal senada juga dilontarkan Ketua DPAC Granat(Gerakan Anti Narkotika)  Kecamatan Panai Hulu Kholik Raqih Saragih, saat diminta tanggapannya oleh sipayo.com via selular tentang pemberantasan narkoba di wilayah pantai labuhanbatu mengatakan, kinerja Kapolsek Panai Tengah,Kapolsek Panai Hilir dan Kapolsek Bilah Hilir dinilainya  tidak jauh berbeda.

"Saya sepakat apa yang dikatakan bang Darmanto, ketiganya tidak jauh berbeda, anak capung yang ditangkapi, tetapi kelelawarnya masih beraksi dan tak tersentuh. Belum ada nilai prestasinya.  Kita dari Granat akan audensi ke Kapolsek dan ke Kapolres mempertanyakan hal itu, dan minta ada evaluasi. Selaku lembaga anti narkotika, Granat akan mengkawal kinerja polisi dalam pemberantasan narkoba.," kata Kholik.

Kholik menambahkan, seharusnya Kapolsek, mau pun kanit reskrim dan kanit intel merasa malu terhadap kinerja mereka bila dibandingkan dengan kinerja satres narkoba Polres Labuhanbatu.

Sebab, tambahnya lagi, ketika ada tangkapan narkoba oleh satresnarkoba, polsek tiada merasa terbebani dan malah terkesan duduk manis no burden (tanpa beban).

"Seharusnya mereka itu malu, kalah informasi kalah jaringan dengan satres narkoba, Jadi apa kerja Intel? Penangkapan bandar selalu dari Polres, apa unit reskrim dan unit intel polsek gak mampu? Kalau gak mampu ganti personilnya, ganti kanitnya, Hal seperti ini yang harus dievaluasi oleh Kapolsek. Kinerja anggota di lapangan tak bagus, kapolsek kena imbasnya," pungkas Kholik Raqih (Joko W. Erlambang)
Ekel Sembiring // 2019-10-06 15:55 WIB
Menurut kamu bagaimana?
Dilaporkan Soal Dugaan Penipuan dan Penggelapan Upah, Pimpinan Perusahaan Laporan PTPN III Kebun Sisumut Bakal Diproses di Polres Labuhanbatu
19:14 WIB
Calon Wakil Bupati Theopilus Ginting Ingin Wujudkan Karo Sebagai Lumbung Ternak
14:47 WIB
Heboh! Puluhan Nande-nande Hancurkan Judi Ikan-ikan di Desa Bintang Meriah
11:18 WIB
Soal Pencemaran Nama Baik, Polres Labuhanbatu Proses Pengaduan Mantan Danton PTPN III Kebun Sisumut
2020-10-28 22:18 WIB
Theopilus Ginting: Kepiawaian Masyarakat Karo dalam Bertani Tak Dapat Diragukan
2020-10-28 11:51 WIB
Umat Hindu di Deli Serdang Rayakan Navaratri
2020-10-27 22:52 WIB
Paslon Cory-Theo Gencar Ajak Warga Pakai Masker Untuk Cegah Penyebaran Covid-19
2020-10-27 20:12 WIB
Polres Labuhanbatu Grebek Kampung Narkoba di Sei Berombang
2020-10-24 20:28 WIB
Pemdes Sei Tarolat Distribusikan Masker 3000 Buah Kepada Warganya
2020-10-24 16:24 WIB
Kades Sei Tarolat: Berpikirlah Positif Thinking Menyikapi Sesuatu Agar Tidak Salah Kaprah
2020-10-23 22:07 WIB
Warga Samosir Antusias Digelarnya Apel Siaga PSBI dan Roadshow Menyapa Rakyat
2020-10-23 17:26 WIB
Kunjugi Desa Samura, Masyarakat Nyatakan Siap Mendukung Paslon Cory-Theo
2020-10-22 21:54 WIB
Relawan dan Pendukung di Kecamatan Kuta Buluh Siap Bahu-membahu Memenangkan Paslon Cory-Theo
2020-10-22 17:00 WIB
Bagikan Masker, Cory Sebayang: Mari Ciptakan Pilkada yang Sehat
2020-10-22 16:43 WIB
Kunjungi Gudang Wortel, Theopilus Ginting Sebut Kesejahteraan Petani di Karo Harus Kita Wujudkan
2020-10-22 16:14 WIB
Pengedar Extasi dan Sabu Ditangkap di Halaman Parkir One Heart Karaoke
2020-10-21 18:30 WIB
Kajari Labuhanbatu: Pada Prinsipnya Pengadaan Barang dan Jasa Dimulai Adanya SPK
2020-10-21 15:07 WIB
Kunjungi Pengerajin, Theopilus Ginting: Kita Kembalikan Pembuatan Uis Gara ke Karo
2020-10-20 19:46 WIB
Kata Dedi Sinuhaji Saat Meliput Kerusuhan: Ibarat Telenan dan Pisau Jurnalis di Tengahnya
2020-10-20 13:04 WIB
PT Andalas Inti Agro Lestari Asean AGRI Group Pressure Pekerja BHL
2020-10-19 20:36 WIB