Soal Judi Sabung Ayam Hingga Aksi Massa, Ketua Projo: Itu Tamparan Hukum Buat Kepolisian

Foto: Ketua Projo (Pro Jokowi) Kabupaten Labuhanbatu Bernat Panjaitan SH, M. Hum.


Sipayo.com - Tindakan aksi massa yang mendatangi Polpos Ajamu Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu terkait adanya perjudian sabung ayam di Dusun II Desa Cinta Makmur yang dibubarkan warga yang tergabung dari beberapa desa, Minggu (19/01) merupakan tamparan hukum bagi pihak kepolisian. Khususnya bagi Kapolres Labuhanbatu Agus Darojat SIK MH.

Hal itu dikatakan Ketua Projo (Pro Jokowi) Kabupaten Labuhanbatu Bernat Panjaitan SH, M, Hum kepada Sipayo.com, Selasa (22/01) di Rantauprapat.

Menurut Bernat, dalam pemberitaan Sipayo.com ada disebutkan oleh Kepala Desa Cinta Makmur Ego Wiharno bahwasannya perjudian sabung ayam itu sudah melenggang bebas selama berbulan-bulan.

"Karena melenggang bebas dan terbuka sekian lama tanpa tersentuh hukum dari pihak yang berwajib, sehingga masyarakat mensinyalir perjudian sabung ayam itu dibekingi oleh oknum kepolisian. Itu hal wajar masyarakat berpikir demikian. Apalagi saat judi sabung ayam ada oknum polisi yang berada di tempat itu, seorang Kapolpos pula," kata Bernat.

Terkait keberadaan Kapolpos Panai Hulu Aiptu S akrab disapa T di lokasi sabung ayam itu dengan dalih diundang atau pun karena hobi melihara ayam laga, lanjut Bernat, itu hak dia untuk melakukan pembelaan diri.

"Tetapi kita berpikir secara jernih, bagaimana mungkin seorang Kapolpos datang ke tempat perjudian sabung ayam dan melakukan pembiaran dan malah ikut menonton pula. Desa Cinta Makmur dan sekitarnya adalah wilayah hukum tempatnya bertugas,  bagaimana mungkin ia tidak tahu di situ selama ini ada perjudian sabung ayam? Sedangkan transaksi narkoba secara sembunyi-sembunyi saja bisa diketahui polisi, apalagi sabung ayam secara terbuka, apa mungkin tidak diketahui? Logika dong berpikirnya, jangan buat alasan impossible," ujar Bernat.

Ratusan massa yang mendatangi Polpos Panai Hulu, tambahnya lagi, merupakan bentuk kekecewaan dan keresahan warga yang sudah sampai pada puncaknya disebabkan kekritisan kepercayaan terhadap kepolisian.

Masih kata Bernat, aparatur kepolisian merupakan penegak hukum dalam pemberantasan tindak kejahatan. Melindungi dan mengayomi masyarakat, mampu menciptakan situasi yang kondusif dengan menjalin kemitraan dari segala elemen.

"Kenyataannya ada perbuatan yang melanggar hukum dan melenggang bebas tidak ada tindakan tegas dari kepolisian. Masyarakat pun resah. Kalau kepolisian tidak bisa tegas dan malah terindikasi terlibat perbuatan melanggar hukum, ya akhirnya rakyat bertindak. Ini tamparan buat Kapolres Labuhanbatu. Semoga Kapolres dapat bertindak tegas menyikapi masalah ini sesuai aturan kode etik kepolisian," ungkap Bernat.

Jika Kapolres Labuhanbatu tidak memberikan sanksi tegas terhadap anggotanya, Bernat Panjaitan menegaskan selaku advokasi dan Direktur LSM TIPAN-RI  Labuhanbatu siap membantu masyarakat yang ingin mendapatkan penegakan hukum.

"Himpun semua bukti - bukti yang ada, kita akan surati ke Kapolda hingga ke Mabes Polri. Jangan takut menyuarakan kebenaran. Kita siap membantu tanpa biaya. Saya  apresiasi Sipayo.com yang berani memberitakan pemberitaan sesuai  fakta dan memenuhi kode etik jurnalistik. Wartawan harus berani menyuarakan keadilan lewat pemberitaan," sebut Bernat.

Terpisah, aktivis dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Edy S Ritonga, kepada Sipayo.com via selular saat diminta tanggapannya mengatakan persolan sabung ayam itu bukan persoalan dibeking atau tidak dibeking. Tetapi, disinyalir adanya koordinasi sehingga judi sabung ayam itu bisa melenggang bebas sehingga ada pembiaran.

"Kalau dalam perbuatan illegal tak akan pernah ada bukti terima setoran secara tertulis, apalagi diberikan secara terbuka. Tetapi melenggangnya judi sabung ayam itu berbulan-bulan perlu dipertanyakan. Siapa yang bertanggungjawab atas melenggangnya perjudian sabung ayam itu? Tentunya Kapolsek dan Kapolpos," paparnya.

Ditegaskannya lagi, silahkan saja Aiptu S mencari dukungan untuk pembelaan diri karena itu hak azazi seseorang membela diri.

"Kita lihat dan kita tunggu hasil penyidikan yang dilakukan oleh propam.  Bila tidak ada tindakan tegas dari Kapolres jangan salahkan kami. Pasti akan ada aksi, akan kita buat demo besar besaran ke DPRD dan ke Polres Labuhanbatu. Jangan masalah seperti ini tidak terselesaikan menjadi berita nasional merusak citra Polres Labuhanbatu," tandasnya.(Joko W Erlambang)
Ekel Sembiring // 2020-01-21 22:10 WIB
Menurut kamu bagaimana?
Carut Marut PKH, Pemkab Labuhanbatu Diminta Jalankan UU Nomor 13 Tahun 2011
11:05 WIB
Meski Tupoksi Sama, Honor Kepling Jauh Dibawa Honor Kadus di Labuhanbatu
10:56 WIB
Anggota DPRD Labuhanbatu Dapil 4 Bagi-bagi Nasi Kotak ke Warga Desa Perkebunan Negeri Lama
2020-04-08 14:41 WIB
Laksanakan Reses, Anggota DPRD Labuhanbatu Dapil 4 Bagi-bagi Nasi Kotak ke Warga
2020-04-08 14:31 WIB
Cegah Penularan Virus Corona, Ketua API Sumut Lakukan Penyemprotan
2020-04-06 19:39 WIB
Terima Pengaduan dari PHL, Komisi 2 DPRD Labuhanbatu Datangi PT Hari Sawit Jaya
2020-04-02 22:54 WIB
Pemerhati Olahraga Dukung Acun Pimpin Ketua PSSI Labuhanbatu
2020-04-01 14:35 WIB
Polsek Bilah Hilir Diminta Berantas Narkoba Sampai Pada Akar Bukan Hanya Ujung Daun
2020-03-31 22:48 WIB
The Hindu Center North Sumatera Minta Pemko Medan Alokasikan Dana Hibah PHDI untuk Covid-19
2020-03-28 13:57 WIB
Partai Golkar Labuhanbatu Deklarasi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati
2020-03-27 21:39 WIB
Cegah Covid-19, Polsek Mardingding Pasang Sarana Cuci Tangan di Area Publik
2020-03-27 14:30 WIB
Cegah Covid-19, Muspika Kecamatan Laubaleng Gelar Penyemprotan Disinfektan
2020-03-26 11:09 WIB
Alumni Permakan Universitas Padjadjaran Lakukan Aksi #KaroSiagaCovid19 di Kabupaten Karo
2020-03-22 17:25 WIB
Satpolair Polres Labuhanbatu Himbau Nelayan Tentang Pencegahan Virus Corona
2020-03-21 14:24 WIB
Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Siswa di Lau Baleng Libur Selama 2 Minggu
2020-03-20 13:20 WIB
Perusahaan Lalai, Istri Karyawan PT HSJ Bayar Biaya Partus
2020-03-19 23:39 WIB
Inspektorat Labuhanbatu Dinilai Lakukan Konsfirasi Pembodohan
2020-03-19 19:56 WIB
Pasien Ngeluh Terhadap Pelayanan RSUD Rantauprapat
2020-03-19 18:09 WIB
Warga Buluh Pancur Tewas Diduga Tertembak Senapan Miliknya Sendiri
2020-03-19 00:00 WIB
Perairan Labuhanbatu Diduga Jadi Tempat Bisnis Mafia
2020-03-18 23:47 WIB