Cegah Aksi Massa di Sei Berombang Menjadi Aksi Sara, Kapolres Labuhanbatu Mediasi Dengan Para Tokoh di Panai Hilir

Foto: Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat SIK, MH bersama Sekdakab Labuhanbatu Ahmaf Mufli SE didamping Sekjen LTN MPC Pemuda Pancasila Labuhanbatu Darmanto dan seoramg tokoh masyarakat Panai Hilir di Polsek Panai Hilir usai berbincang membahas aksi massa tadi malam di Sei Berombang, Jum'at (24/01/2020).


Sipayo.com - Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat SIK, MH siang ini menggelar pertemuan dengan para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda Kecamatan Panai Hilir, Jumat (24/01/2020) di Mapolsek Panai Hilir.

Pertemuan itu digelar mengantisipasi dan memediasi kerusuhan aksi massa yang terjadi tadi malam, Kamis (23/01/2020) sekira pukul 20.30 WIB di rumah warga etnis keturunan Bicong dan Asiang mengembang menjadi aksi SARA.

Demikian dikatakan Kapolsek Panai Hilir AKP Lumumba Siregar melalui Kanit Reskrim Iptu Ginting menjawab konfirmasi Sipayo.com via seluar terkait kedatangan Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat SIK, MH ke Panai Hilir.

Selain Kapolres, lanjut Ginting, Bupati Labuhanbatu diwakili Sekda Labuhanbatu Ahmad Mufli juga datang ke Panai Hilir agar situasi di Sei Berombamg kembali kondusif aman dan dinamis.

"Siang ini selesai sholat Jumat akan diadakan pertemuan Kapolres Labuhanbatu dengan para tokoh di kantor Polsek Panai Hilir. Kita tidak inginkan hal ini berkembang dan berdampak negatif menjadi tindakan ke SARA," imbuh Ginting.

Sekretaris General MPC LTN Pemuda Pancasila Darmanto sekaligus Koordinatir HNSI Labuhanbatu kepada Sipayo.com mengatakan kerusuhan itu terjadi dipicu perlakuan Asiang (40) warga Lingkungan 6 Kelurahan Sei Berombang yang main hakim sendiri terhadap Aditia (14) dan Putra (14) warga lingkungan yang sama mencuri minyak dari Bot milik Asiang.

"Kedua anak itu ketahuan mencuri minyak dari bot milik Asiang dan dipukuli oleh Asiang sekira pukul.6 sore. Mungkin tindakan Asiang itu dianggap berlebihan dan dinilai tidak wajar oleh warga, akibatnya ya terjadi aksi massa," kata Darmanto.

Menurut Darmanto, pertikaian itu sempat dilerai oleh warga setempat yang melihat Asiang memukuli kedua anak di bawah umur itu. Akan tetapi, lanjutnya kembali, entah bagaimana situasi jadi memanas, Asiang dikejar warga dan mencoba melarikan diri sembunyi ke dalam rumah si Bicong yang berjarak 40 meter dari rumah Asiang.

"Keributan itu memancing emosi warga lainnya, akibatnya ratusan massa menyerang rumah si Bicong dengan lemparan batu. Karena tidak ditemukan si Asiang dalam rumah si Bicong, massa menggruduk rumah si Asiang dan aksi massa semakin besar,"ujar Darmanto.

Dalam aksi massa tanpa koordinatot itu, tambah Darmanto, pagar rumah Asiang ambruk dan pintu rumahnya jebol diserang massa. Emosi massa semakin tidak terkendali, ratusan massa yang jumlah hampir  mencapai seribuan orang terus merangsak masuk ke dalam rumah Asiang dan menghancurkan barang yang ada di dalam rumah Asiang.

"Kapolsek Panai Hilir pun sulit menghentikan aksi massa itu. Bahkan saya sendiri dan satu orang personil Polsek Panai Hilit terkena lemparan batu saat turut membantu mendinginkan situasi saat itu  dari amukan massa," terang Darmanto.

Menjaga hal yang tidak diinginkan dan bisa terciptanya provokasi dari pihak lain,  Darmanto pun menegaskan meminta kepada Kapolsek Panai Hilir AKP Lumumba Siregar SH agar meminta Kapolres Labuhanbatu turun ke Panai Hilir mengantisipasi dan merespon cepat kejadian ini.

"Saya katakan kepada Kapolsek Panai Hilir  ini bukan hal kecil, ini bisa jadi aksi SARA kalau tidak cepat diredam. Maka saya minta Kapolres turun kemari, agar masyarakat melihat polisi itu respon dan tanggap terhadap masyarakat. Alhamdulilah permintaan saya direspon, dan malam itu juga saya via telepon langsung koordinasi dengan Kabag Ops," papar Darmanto.

Ditanya bagaimana kondisi kedua bocah yang dipukuli tersebut, Darmanto mengatakan kedua bocah itu mengalami memar pada mata dan pada leher dan saat ini sudah dirujuk ke rumah sakit umum Rantauprapat. (Joko W Erlambang)
Ekel Sembiring // 2020-01-24 14:24 WIB
Menurut kamu bagaimana?
Carut Marut PKH, Pemkab Labuhanbatu Diminta Jalankan UU Nomor 13 Tahun 2011
11:05 WIB
Meski Tupoksi Sama, Honor Kepling Jauh Dibawa Honor Kadus di Labuhanbatu
10:56 WIB
Anggota DPRD Labuhanbatu Dapil 4 Bagi-bagi Nasi Kotak ke Warga Desa Perkebunan Negeri Lama
2020-04-08 14:41 WIB
Laksanakan Reses, Anggota DPRD Labuhanbatu Dapil 4 Bagi-bagi Nasi Kotak ke Warga
2020-04-08 14:31 WIB
Cegah Penularan Virus Corona, Ketua API Sumut Lakukan Penyemprotan
2020-04-06 19:39 WIB
Terima Pengaduan dari PHL, Komisi 2 DPRD Labuhanbatu Datangi PT Hari Sawit Jaya
2020-04-02 22:54 WIB
Pemerhati Olahraga Dukung Acun Pimpin Ketua PSSI Labuhanbatu
2020-04-01 14:35 WIB
Polsek Bilah Hilir Diminta Berantas Narkoba Sampai Pada Akar Bukan Hanya Ujung Daun
2020-03-31 22:48 WIB
The Hindu Center North Sumatera Minta Pemko Medan Alokasikan Dana Hibah PHDI untuk Covid-19
2020-03-28 13:57 WIB
Partai Golkar Labuhanbatu Deklarasi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati
2020-03-27 21:39 WIB
Cegah Covid-19, Polsek Mardingding Pasang Sarana Cuci Tangan di Area Publik
2020-03-27 14:30 WIB
Cegah Covid-19, Muspika Kecamatan Laubaleng Gelar Penyemprotan Disinfektan
2020-03-26 11:09 WIB
Alumni Permakan Universitas Padjadjaran Lakukan Aksi #KaroSiagaCovid19 di Kabupaten Karo
2020-03-22 17:25 WIB
Satpolair Polres Labuhanbatu Himbau Nelayan Tentang Pencegahan Virus Corona
2020-03-21 14:24 WIB
Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Siswa di Lau Baleng Libur Selama 2 Minggu
2020-03-20 13:20 WIB
Perusahaan Lalai, Istri Karyawan PT HSJ Bayar Biaya Partus
2020-03-19 23:39 WIB
Inspektorat Labuhanbatu Dinilai Lakukan Konsfirasi Pembodohan
2020-03-19 19:56 WIB
Pasien Ngeluh Terhadap Pelayanan RSUD Rantauprapat
2020-03-19 18:09 WIB
Warga Buluh Pancur Tewas Diduga Tertembak Senapan Miliknya Sendiri
2020-03-19 00:00 WIB
Perairan Labuhanbatu Diduga Jadi Tempat Bisnis Mafia
2020-03-18 23:47 WIB