Penyaluran PKH Tidak Tepat Sasaran, Warga Negeri Baru Nilai Pemerintah Tak Adil

Foto: Para ibu rumah tangga Lingkungan Al Fajar, Kelurahan Negeri Baru, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu mengundang wartawan Sipayo.com menyampaikan keluh kesah mereka karena penyaluran PKH di Lingkungan itu tidak tepat sasaran, Rabu ( 5/02/2020)/(Joko W Erlambang)


Sipayo.com - Penyaluran dana bantuan untuk para warga tidak mampu melalui program PKH (Penerima Keluarga Harapan) di Lingkungan Al Fajar, Kelurahan Negeri Baru, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu dinilai 90 persen tidak tepat sasaran.

Pasalnya, para penerima dana PKH di lingkungan itu kebanyakan orang yang ekonominya cukup mapan sandang papan dan pangan.

"Bisa saya katakan 90 persen penyalurannya tidak tepat sasaran. Sebab yang menerima dana itu memiliki kebun sawit dan memiliki rumah permanen dari batu berlantaikan keramik. Apa layak seperti itu mendapat bantuan? Sedangkan yang benar - benar miskin tidak mendapat. Kok pemerintah gak adil sih Pak," kata Asmalia Nasution (34) warga setempat beserta puluhan ibu- ibu rumah tangga kepada Sipayo.com, Rabu (5/02/2020) di Al Fajar.

Ironisnya lagi sebut Asmaliah, ketua kelompok PKH di lingkungan itu Nursiah, memiliki rumah permanen dan memiliki usaha serta memiliki lahan sawit mendapat juga bantuan dana tersebut. Sementara dirinya dengan ekonomi lemah dan kondisi rumah yang memptihatinkan tidak dapat bantuan.

Hal senada juga dilontarkan ibu rumah tangga lainnya Ponita (33) mengaku memiliki 2 anak yang masih duduk di bangku SLTP dan di bangku SD tetapi tidak mendapat bantuan dana PKH.

"Anak saya dua Pak, suami saya kerjanya mocok - mocok tetapi tidak terdaftar penerima PKH. Lha yang kaya kok malah dapat, kan sakit kali rasanya Pak," ujar Ponita.

Mirisnya lagi, lanjut Ponita, ada warga setempat hanya punya satu tangan bernama Poniran  memiliki anak sekolah tetapi tidak menerima PKH.


Foto: Kediaman Asmaliah Nasution warga Link. Al Fajar sangat memprihatinkan tetapi tidak menerima PKH,Rabu (5/02/2020)/(Joko W. Erlambang)


Lain pula lagi dengan Ervina, Mutiah, Misni dan Purwati, mereka pernah mendapat bantuan BLT tetapi tidak terdaftar sebagai penerima PKH.

"Kalau ekonomi saya sudah mapan, saya gak dapat gak apa- apa Pak, tetapi ekonomi saya saja pun pas- pasan gak juga dapat bantuan. Kok bisa begitu Pak? Padahal saya pernah dapat bantuan BLT," sebut Mutiah.

Sedangkan Misni mengaku heran, ia mendapat bantuan beras setiap bulan dan masih memiliki anak sekolah tetapi tidak pernah terima bantuan uang dari dana PKH.

Selanjutnya, para warga itu berharap kepada pemerintah untuk mengevaluasi para penerima PKH di Lingkungan Al Fajar itu yang layak dan tidak layak menerima bantuan tersebut.

"Kami bisa buktikan siapa - siapa saja warga sini yang layak menerima bantuan dari pemerintah dan kehidupannya memang miskin Pak. Tolong bantu kami Pak, biar gantian yang nerima bantuan itu dan benar tepat sasaran Pak," timpal Yunita.

Adapun nama - nama yang berhak dan layak mendapat bantuan PKH menurut para ibu rumah tangga tersebut yaitu:

Ponita, Yunita, Purwati, Sunarti, Poniran, Karsini,Misni, Asmaliah, Riati, Supiah, Mistiati, Mutiah, Ervina,Juliani, Pariati,Sri Mujiani, Sulela, Ponijem, Sunarti, Patmi, Ponikem, Jumi, Ana, Eni, Rusmiyati, Karsini, Kartika, Turini, Titin, Dewi, Sri, Latifah, Saima putri Pasaribu, Supiyem, Wiyani, Ngatiyem.

Lurah Negeri Baru Syarifuddin Nasution dikonfirmasi Sipayo.com via selular tentang tidak tepat sasaran penyaluran dana PKH itu, berdalih pendataan pada tahun 2015 tidak melibatkan perangkat desa.

"Masa itu katanya pendataan pada tahun 2015 tidak melibatkan perangkat kelurahan Mas, itu ieang Dinsos yang mendata. Jadi kalau terjadi penyaluran tidak tepat sasaran bukan salah kepling," kilah Syarifuddin.

Namun demikian, Syarifuddin berjanji akan mengevaluasi kembali dengan melakukan pendataan yang lebih valid agar penerima PKH bisa tepat sasaran.

Disinggung Sipayo.com tentang sanksi pidana terhadap warga yang mampu tetapi mengaku miskin dengan tujuan mendapat bantuan dari pemerintah, Syarifuddin  mengatakan akan mensosialisasikan hal itu.

"Kita akan sosialisasikan hal itu Mas. Proses pembatalan terhadap orang yang dianggap tidak layak menerima sementara dia menerima harus lewat musyawarah Mas," terang Syarifuddin mengakhiri.( Joko W Erlambang).
Ekel Sembiring // 2020-02-07 22:59 WIB
Menurut kamu bagaimana?
Pemerhati Olahraga Dukung Acun Pimpin Ketua PSSI Labuhanbatu
2020-04-01 14:35 WIB
Polsek Bilah Hilir Diminta Berantas Narkoba Sampai Pada Akar Bukan Hanya Ujung Daun
2020-03-31 22:48 WIB
The Hindu Center North Sumatera Minta Pemko Medan Alokasikan Dana Hibah PHDI untuk Covid-19
2020-03-28 13:57 WIB
Partai Golkar Labuhanbatu Deklarasi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati
2020-03-27 21:39 WIB
Cegah Covid-19, Polsek Mardingding Pasang Sarana Cuci Tangan di Area Publik
2020-03-27 14:30 WIB
Cegah Covid-19, Muspika Kecamatan Laubaleng Gelar Penyemprotan Disinfektan
2020-03-26 11:09 WIB
Alumni Permakan Universitas Padjadjaran Lakukan Aksi #KaroSiagaCovid19 di Kabupaten Karo
2020-03-22 17:25 WIB
Satpolair Polres Labuhanbatu Himbau Nelayan Tentang Pencegahan Virus Corona
2020-03-21 14:24 WIB
Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Siswa di Lau Baleng Libur Selama 2 Minggu
2020-03-20 13:20 WIB
Perusahaan Lalai, Istri Karyawan PT HSJ Bayar Biaya Partus
2020-03-19 23:39 WIB
Inspektorat Labuhanbatu Dinilai Lakukan Konsfirasi Pembodohan
2020-03-19 19:56 WIB
Pasien Ngeluh Terhadap Pelayanan RSUD Rantauprapat
2020-03-19 18:09 WIB
Warga Buluh Pancur Tewas Diduga Tertembak Senapan Miliknya Sendiri
2020-03-19 00:00 WIB
Perairan Labuhanbatu Diduga Jadi Tempat Bisnis Mafia
2020-03-18 23:47 WIB
KPU Labuhanbatu Bagi Masker Antisipasi Penyebaran Virus Corona
2020-03-18 14:04 WIB
Diduga Korupsi, Ispektorat Serahkan Berkas LHP Bumdes Sei Sentosa ke Kejari Labuhanbatu
2020-03-18 14:00 WIB
Cegah Virus Corona, Polsek Mardingding Gelar Gerakan Kebersihan Lingkungan
2020-03-17 19:00 WIB
Panwaslu Tingkat Desa se-Kecamatan Lau Baleng Dilantik
2020-03-13 20:24 WIB
Pejuang Bravo Lima Labuhanbatu Audensi Dengan Kakan Kemenag
2020-03-13 16:04 WIB
Ornamen Karo akan Gelar Berastagi Color Run
2020-03-11 08:16 WIB