Miris! BHL PT Hari Sawit Jaya Dikerjakan Secara tidak Manusiawi, Ini Videonya

Foto: Pekerja di Afdeling 1 Blok a18e PT Hari Sawit Jaya harus masuk ke dalam parit untuk menyebrang ke lahan yang mau disemprot dengan racun hama/(Joko W)


Sipayo.com - Miris dan sangat memilukan, para kekerja buruh harian lepas (BHL) dari kaum hawa dan 2 orang laki –laki yang bekerja di PT Hari Sawit Jaya Kebun Utara (KNU) group ASEAN AGRI bekerja harus berenang meyebrangi parit selebar 4 meter dengan kondisi air yang cukup dalam bercampur air limbah pabrik.

Pantauan wartawan Sipayo.com di lapangan beberapa hari lalu, para pekerja itu melakukan penyemprotan hama dilahan tanaman yang belum menghasilkan (TBM) di Afdeling 1 kebun utara PT Hari Sawit Jaya.

Saat bekerja dari lahan sebelah mau berpindah ke lahan Blok a18e, pekerja harus masuk ke dalam parit dan berenang seraya berpegangan pada selang penyemprot hama. Hal itu disebabkan pihak perusahaan tidak ada menyediakan titi untuk dapat menyebrangi parit tersebut.

Akibatnya, seorang para pekerja menyeberang terlebih dahulu dengan cara berenang. Sesampai di seberang parit, rekan pekerja yang masih diseberang melemparkan selang penyemprot dan kemudian digunakan oleh pekerja lainnya untuk bisa ditarik menyebrangi parit tersebut.

Salah seorang pekerja yang tidak bersedia disebutkan jati dirinya kepada Sipayo.com mengaku tidak berani memprotes kebijakan perusahaan yang dinilai tidak manusiawi.

“Nanti kita protes dipecat pula Bang, kita butuh kerja demi sejengkal perut ini bang. Ya apa boleh buatlah bang, meski harus seperti ini ya kita kerjakan juga,” kata pekerja itu.

Terpisah, Wakil Ketua Koordinator LSM TIPAN –RI Wilayah Pantai Kabupaten Labuhanbatu Abdi Tuah diminta tanggapannya mengatakan cara perusahaan mempekerjakan pekerja dengan cara seperti itu tidak lain adalah bentuk marginalisasi dan sebuah perbudakan.

Seharusnya sebuah perusahaan dalam mempekerjakan para pekerja, sebut Abdi, harus menjunjung tinggi program pemerintah, yaitu memanusiakan manusia bukan membinatangkan manusia.

“Itu bentuk perbudakan dan sangat tidak manusiawi. Jangan karena mereka buruh harian lepas lalu dibuat semena – mena. Jangan kejar laba tapi pekerjanya dianggap budak,” kata Abdi Tuah dengan nada geram.

Menurut Abdi, setiap pekerja harus menerima kesempatan dan perlakuan yang sama. Apakah pekerja tersebut buruh harian lepas atau pun karyawan tetap. Hal itu telah diatur di dalam Bab III Pasal 6 Undang –Undang Nomor 13 Tahun 2003.

Manager Kebun Utara PT Hari Sawit Jaya Risman E Girsang dikonfirmasi Sipayo.com, Selasa (18/02/2020) berupa rekaman video via WhatsApp dan dipertanyakan mengapa para pekerja harus bekerja dengan cara seperti itu, mengapa tidak dibuatkan titi oleh perusahaan dan apakah hal itu dianggap manusiawi, Risman E Girsang mengaku akan menindaklanjuti masalah itu.

“Sore pak Joko,ini blok afd1 TBM ya? Hal ini saya tindak lanjuti langsung ke asisten dan mandor pengawasnya. Hal ini tidak ada dibenarkan pak Joko. Saya atas nama manajemen minta maaf akan hal ini. Tidak ada intruksi atau pekerja harus melakukan ini. Tindak lanjutnya sebenarnya di sini sudah dicetak titi panen,akan tetapi belum dipasang. Tapi bukan masalah titi panennya,tapi intruksi siapa pekerja melakukan ini akan saya tindak lanjuti. Hal ini tidak akan terulang kembali.Terimkaasih atas masukannya pak Joko,“ balas WhatsApp Risman E Girsang.

Selain balasan tersebut, via WhatsApp Girsang juga menjelaskan bahwasannya titi panen tersebut sudah ada tetapi belum terpasang karena kurang panjang. Namun Girsang berjanji besok titi panen itu akan dipasang.

“Sisa titi panen minggu ini selesai pak joko, ada bebrapa titi panen belum dipasangkan,akan tetapi uda di buatkan dilapangan. karna kurang panjang dan kondisi banjir akhir tahun lalu belum dipasang. Yang lain sudah dipasang semua titi panennya. Sore ini saya intruksikan alat berat ke lokasi yg belum terpasang,besok sudah dipasang.terimakasih masukannya pak joko,” balas WhatsApp manajer kebun utara itu.

Anggota DPRD Labuhanbatu dari komisi 2 Parulian Manik ST dikonfirmasi Sipayo.com via selular diminta tanggapannya atas tindakan perusahaan mempekerjakan pekerja dengan cara seperti itu, Parulian akan membawa masalah itu esok hari pada rapat komisi 2.

“Besok kita bawa masalah itu pada rapat komisi 2. Kalau ada waktu abang datanglah besok,” sebut politisi dari Partai Golkar itu kepada Sipayo.com. (Joko W)

Ini videonya:

 
Ekel Sembiring // 2020-02-19 00:08 WIB
Menurut kamu bagaimana?
Polsek Bilah Hilir Diminta Berantas Narkoba Sampai Pada Akar Bukan Hanya Ujung Daun
22:48 WIB
The Hindu Center North Sumatera Minta Pemko Medan Alokasikan Dana Hibah PHDI untuk Covid-19
2020-03-28 13:57 WIB
Partai Golkar Labuhanbatu Deklarasi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati
2020-03-27 21:39 WIB
Cegah Covid-19, Polsek Mardingding Pasang Sarana Cuci Tangan di Area Publik
2020-03-27 14:30 WIB
Cegah Covid-19, Muspika Kecamatan Laubaleng Gelar Penyemprotan Disinfektan
2020-03-26 11:09 WIB
Alumni Permakan Universitas Padjadjaran Lakukan Aksi #KaroSiagaCovid19 di Kabupaten Karo
2020-03-22 17:25 WIB
Satpolair Polres Labuhanbatu Himbau Nelayan Tentang Pencegahan Virus Corona
2020-03-21 14:24 WIB
Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Siswa di Lau Baleng Libur Selama 2 Minggu
2020-03-20 13:20 WIB
Perusahaan Lalai, Istri Karyawan PT HSJ Bayar Biaya Partus
2020-03-19 23:39 WIB
Inspektorat Labuhanbatu Dinilai Lakukan Konsfirasi Pembodohan
2020-03-19 19:56 WIB
Pasien Ngeluh Terhadap Pelayanan RSUD Rantauprapat
2020-03-19 18:09 WIB
Warga Buluh Pancur Tewas Diduga Tertembak Senapan Miliknya Sendiri
2020-03-19 00:00 WIB
Perairan Labuhanbatu Diduga Jadi Tempat Bisnis Mafia
2020-03-18 23:47 WIB
KPU Labuhanbatu Bagi Masker Antisipasi Penyebaran Virus Corona
2020-03-18 14:04 WIB
Diduga Korupsi, Ispektorat Serahkan Berkas LHP Bumdes Sei Sentosa ke Kejari Labuhanbatu
2020-03-18 14:00 WIB
Cegah Virus Corona, Polsek Mardingding Gelar Gerakan Kebersihan Lingkungan
2020-03-17 19:00 WIB
Panwaslu Tingkat Desa se-Kecamatan Lau Baleng Dilantik
2020-03-13 20:24 WIB
Pejuang Bravo Lima Labuhanbatu Audensi Dengan Kakan Kemenag
2020-03-13 16:04 WIB
Ornamen Karo akan Gelar Berastagi Color Run
2020-03-11 08:16 WIB
Sah! Incun Pimpin Pejuang Bravo Lima Labuhanbatu
2020-03-10 19:45 WIB