Darah Pejuang dan Arya Sinulingga yang jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Foto: Arya Sinulingga mengenakan Uis Beka Buluh, Pakaian Tradisional Karo


Oleh: Aleksander Sembiring

Sipayo.com - Telah menjadi perbincangan di tengah masyarakat dari dulu hingga sekarang, bahwa di Indonesia hanya terdapat dua Makam Pahlawan. Satu di Surabaya yang terkenal dengan julukan Kota Pahlawan, sementara salah satu lainnya berada di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Apa perbedaan antara Makam Pahlawan dan Taman Makam Pahlawan? Ini memang masih bisa diperdebatkan. Namun yang pasti luas Taman Makam Pahlawan di Medan yang merupakan Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara, tak jauh lebih luas dari Makam Pahlawan yang ada di Kabanjahe yang merupakan hanya mencakup wilayah kabupaten.

Luasnya Makam Pahlawan yang ada di Kabanjahe tentu sebagai bukti, bahwa disana sangat banyak sosok para pahlawan dimakamkan, bahkan ada diantaranya yang tanpa nama. Mereka adalah para pejuang yang gugur di medan pertempuran saat mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari rongrongan para penjajah tempo dulu.

Selain keberadaan Makam Pahlawan yang begitu luas yang terdapat di Kabanjahe, juga ada bukti lainnya yang menunjukkan jiwa kepahlawanan yang dimiliki oleh orang Karo. Bukti tersebut adalah dengan telah diangkatnya 2 orang Karo sebagai Pahlawan Nasional, yakni Kiras Bangun dan Djamin Ginting.

Tidak cukup hanya sampai disitu, salah satu perang terlama di Indonesia adalah Perang Sunggal. Perang yang terjadi antara orang-orang Karo yang dipimpin oleh Datuk Badiuzzaman Surbakti melawan Belanda.

Perang ini berlangsung cukup lama, yakni antara tahun 1872 hingga 1895, atau kurang lebih selama 23 tahun. Merupakan perang yang sangat penting, bukan hanya bagi orang-orang Sunggal, namun juga bagi pihak Belanda yang harus mengeluarkan ongkos besar terhadap perang tersebut.

***

Jika orang-orang Karo pada masa penjajahan tempo dulu begitu pemberani dan rela mengorbankan jiwa raga bahkan nyawa bagi Bangsa dan Negara, apakah sifat yang demikian sudah pudar seiring dengan berputarnya roda waktu?

Jawabnya ternyata tidak. Darah pejuang itu ternyata masih mengalir deras dalam darah orang Karo. Secara aktual dapat kita lihat sebagaimana yang dinyatakan oleh salah satu Tokoh Muda Nasional dari Taneh Karo Arya Sinulingga, bahwa dia adalah orang pertama yang menyatakan diri bersedia jadi relawan uji vaksin Covid-19 yang didatangkan dari China.

Keberadaan vaksin tentu masih menjadi harapan terakhir sebagai senjata dalam ‘peperangan’ untuk menaklukkan pandemi Covid-19 yang masih terus melanda dunia hingga saat ini. Tanpa ditemukannya senjata yang dianggap paling mutahir tersebut, maka tak dapat pula dipastikan kapan pandemi akan berakhir.

Disisi lain dunia kian semakin lumpuh seiring dengan merebaknya pandemi Covid-19. Lumpuh bukan hanya dari sisi kesehatan, namun yang paling mengkhawatirkan adalah terkait geliat ekonomi yang kian lesu. Jutaan orang di seluruh dunia termasuk Indonesia dikhawatirkan akan kehilangan pekerjaan seiring pandemi Covid-19 yang terus melanda.

Vaksin Covid-19 yang didatangkan Pemerintah Indonesia dari China itu syogianya bisa dianggap dapat menjawab setitik harapan itu. Alih-alih dianggap pembawa harapan, justru jadi ladang kritik oleh kalangan masyarakat, khususnya dari pihak yang opisisi terhadap pemerintah.

Mengingat keberadaan vaksin masih akan memasuki ujin klinis tahap III, justru sebagian orang Indonesia menggap situasi ini sebagai ajang China menjadikan masyarakat Indonesia sebagai klinci percobaan. Kritikan kepada pemerintah, khususnya kepada Presiden Jokowi serta merta langsung mengalir deras.

Kritik yang nyatanya sebagai upaya menakut-nakuti dari pihak oposisi agar uji klinis tahap III vaksin Covid-19 tidak pernah dilakukan di Indonesia, akhirnya mendapatkan tantangan dari Arya Sinulingga yang dikenal pula sebagai Juru Bicara TKN Jokowi-Ma’ruf Amin saat masa kampanye Pilpres 2019 lalu.

Pria yang saat ini telah menjadi Staf Khusus Menteri BUMN itu pun menyatakan diri siap menjadi relawan uji klinis vaksin Covid-19. Darah pejuang orang Karo yang ada pada diri Arya Sinulingga pun mengemuka dalam rangka membungkam kritik terhadap pemerintah sekaligus membela Bangsa dan Negaranya.

Tanpa ragu akan efek samping yang bisa jadi ditimbulkan oleh uji vaksin terhadap tubuhnya pun tak dihiraukannya. Arya Sinulingga menyatakan diri siap menjalaninya, yang tentunya dalam rangka memastikan vaksin tersebut benar-benar akan aman digunakan suatu saat nanti dan dapat menjadi penyamat bagi bangsa dari virus Covid-19 yang menakutkan.
editor // 2020-07-29 10:46 WIB
Menurut kamu bagaimana?
PPK Kecamatan Bilah Hilir Gelar Acara Uji Publik Data Pemilih Sementara
2020-09-27 20:45 WIB
Bupati Karo Hadiri Pelantikan DPD PEMA PMS Kabupaten Karo
2020-09-27 17:11 WIB
Protes atas Kematian Warga Ditembak Polisi, Warga Labura Bakar Ban Bekas di Jalan
2020-09-26 14:49 WIB
Waspada! 7 Warga Labuhanbatu Terpapar Virus Covid 19, Salah Satunya Warga Bilah Hilir
2020-09-26 11:11 WIB
Ini Lima Paslon yang Bertarung di Pilkada Labuhanbatu, ini Nomor Urutnya
2020-09-24 19:52 WIB
Cory Sebayang-Theopilus Ginting Dapat Nomor Urut 5, Ketua Pemenangan Sebut Wakili Merga Silima
2020-09-24 16:17 WIB
Bertemu Pendukung di Kecamatan Merdeka, Ini Janji Cory Sebayang Kepada Petani
2020-09-23 18:48 WIB
Bertemu dengan Pendukung di Kecamatan Tigabinanga, Ini Pesan Cory Sebayang
2020-09-22 22:05 WIB
Paslon Cory-Theo Kunjungi Moderamen GBKP Minta Didoakan
2020-09-22 14:44 WIB
Pengerjaan Proyek DAK SD 114372 Libatkan Siswa SD, Wali Murid Keberatan
2020-09-22 11:23 WIB
Pendukungan dan Relawan Kecamatan Naman Teran Siap Menangkan Cory-Theo di Pilkada Karo 2020
2020-09-21 21:53 WIB
Alamak! Kasek SDN 114372 Bilah Hilir Kerjakan Siswa Angkat Bahan Bangunan
2020-09-21 11:08 WIB
Ini Sosok Pelatih Karo United Setelah Ansyari Lubis ke PSMS Medan
2020-09-20 17:17 WIB
Karo United Kembali Gelar Seleksi di Berastagi, Ini Dafatar Pemain yang Lolos ke Seleksi Selanjutnya
2020-09-20 15:10 WIB
Bersama Mahasiswa ULB, Bupati Labuhanbatu Hadiri Workshop UMKM di Desa Lingga Tiga
2020-09-20 11:26 WIB
Anggota DPRD Labuhanbatu Mediasi Warga dan PT Bilah Soal Ternak Lembu
2020-09-19 11:01 WIB
Waduh! Sudah 1 Orang Kadis Di Pemkab Labuhanbatu Terpapar Covid-19
2020-09-18 21:56 WIB
Lurah Negeri Baru : Tingkatkan Ukhuwah Silaturahim, Patuhi Protokoler Kesehatan
2020-09-18 20:23 WIB
Dukungan Kian Mengalir ke Cory-Theo, Kali Ini Datang dari Relawan Kecamatan Kutabuluh
2020-09-17 19:44 WIB
Alamak! Gara-Gara Lembu Warga, Askep PT Bilah Platindo Merasa “Dilembukan”
2020-09-17 12:37 WIB