Dr Jhon Peter Roy Kaban: Patuhi Prokes untuk Memutus Mata Rantai Covid-19
Sipayo.com - Praktisi kesehatan di Sumatera Utara (Sumut) Dr Jhon Peter Roy Kaban menghimbau seluruh masyarakat harus terus meningkatkan kepedulian dalam memutus mata rantai Covid-19 di daerah ini. Hal tersebut menurutnya dapat diterapkan dengan pola hidup sehat 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Banyak yang bertanya, kapan Covid-19 ini berakhir? Ada pepatah mengatakan 'tak ada pesta yang tak usai'. Dibeberapa daerah atau negara, contoh di Singapura, masyarakatnya yang terinfeksi Covid-19 dinyatakan bebrapa bulan nol. Ada pun penambahan 3 hari ini tidak lebih dari 3 orang perhari, itu pun sudah jarang di jumpai kasusnya," katanya, Minggu (14/2/2021).


Dia menambahkan bahwa sejauh ini di Singapura secara total yang terinfesksi kira-kira 59 ribu dan yang meninggal dunia tidak sampai 30 orang. "Mengapa bisa begitu? Mereka sebagian besar taat peraturan. Apa yang membuat mereka taat peraturan dan ketat terhadap prokes? Bukan hanya tingkat kesadaran dan tingkat pendidikan dari masyarakat, tapi yang paling utama adalah ketatnya pemerintah menerapkan peraturan, mengawasi dan tegasnya penegak hukum dalam menindak masyarakat yang melanggar tanpa tebang pilih," lanjutnya.

Jhon Roy Kaban menambahkan bahwa salah satu aturan yang harus terus ditegakkan adalah memakai masker yang baik dan benar ketika berada di luar rumah. "Negara seperti Singapura memperketat aturan masuk ke wilayahnya. Memeriksa suhu tubuh setiap orang yang hendak diperiksa melalui pemeriksaan temperatur di bagian kening," ujarnya.

"Jadi mereka benar-benar menerapkan jaga jarak. Kecanggihan mereka dalam menjemput bola, dimana bila ada satu orang didapati terpapar Covid-19, maka akan dicari tau dengan detail dan teliti ke mana saja perjalanan orang yang terpapar tersebut, sampai dapat menemukan siklus rantainya dari mana dia terpapar dan yang menularkan akan dicari tau, tertular dari siapa dan siapa menularkan ke siapa saja," terangnya.

Dengan pola yang demikian, maka pada akhirnya mereka berhasil menekan angka penambahan yang terpapar Covid-19 menjadi nol dalam beberapa bulan, tanpa sistem lock down yang bisa merugikan masyarakatnya dan negara. "Namun sampai saat ini belum bisa dikatakan pandemi Covid-19 ini berakhir di Singapura, karena dalam 3 hari kebelakang masih ada lagi yang terpapar walau pun tidak lebih dari 3 orang," ungkapnya.

Apa yang dilakukan pemerintah dan masyarakat Singapura dalam memutus mata rantai Covid-19 ini, juga menurut Jhon Peter Roy hendaknya diterapkan di Indonesia. "Kita mau seperti Singapura, tapi dengan cara berbeda. Kita mulai dari kesadaran menegakkan protokol kesehatan (prokes) di keluarga dan lingkungan kita masing-masing. Jangan ditutupi bila ada yang terpapar. Jangan sepele dengan penggunaan masker yang baik dan benar. Mari kita sadar duluan sebelum kita atau keluarga kita menjadi korban," katanya.

Dirinya juga berharap agar dalam menerapkan prokes ini akan menjadi kebiasaan dalam keseharian seluruh masyarakat. "Jangan menyesal dulu baru sadar. Memang tidak enak dan kurang nyaman terhadap situasi sekarang karena belum terbiasa. Lama kelamaan akan terbiasa dan nyaman juga. Hendaknya kita semua harus bisa menjadi pahlawan di masa pandemi Covid-19 ini dengan peduli terhadap prokes, serta peduli mengingatkan keluarga dan sesama warga negara," harapnya.

Dirinya juga mengingatkan masyarakat agar memperbanyak informasi seputar pencegahan penularan Covid-19 dari informasi yang terpercaya. "Informasi yang terpercaya dapat kita dapatkan dari tenaga kesehatan, maupun dari pemerintah. Jangan termakan hoax dan jangan pula menyebarkan berita yang belum pasti kebenarannya," tutupnya.
editor // 2021-02-15 10:04 WIB
Menurut kamu bagaimana?
Theopilus Ginting Jabat Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Karo
13:39 WIB
“Syair Cinta”: Membaca Ulang Pesan Boris Pasternak Lewat Nyanyian
2021-03-23 19:30 WIB
Oxygen, Cafe dengan Konsep Sosial dari WMM Foundation Hadir di Kota Medan
2021-03-23 12:06 WIB
Dilaporkan 6 Bulan Lalu, Kasus Pencurian Emas Senilai 3 Ratus Jutaan Jalan di Tempat di Polsek Bilah Hilir
2021-03-12 22:04 WIB
Kapolsek Paten: Tolonglah Saudaramu yang Butuh Pertolongan jika Ingin Ditolong Allah
2021-03-12 16:33 WIB
Cory-Theo Menang Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Karo, GP Ansor Gelar Syukuran dan Doa
2021-03-04 16:31 WIB
Sinabung Meletus, Wakil Bupati Karo Terpilih Salurkan HT dan Masker Kepada Relawan
2021-03-04 15:47 WIB
Pemuda Ansor Karo Gelar Tasyakuran dan Doa atas Terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati
2021-03-04 00:43 WIB
Gerakan Pemuda Al Wasliyah Kecamatan Berastagi Gelar Aksi Peduli Masjid
2021-03-04 00:28 WIB
Pelantikan Dewan Etik Daerah PKS Kabupaten Karo Terselenggara dengan Sukses
2021-02-28 18:32 WIB
Putus Mata Rantai Covid-19, Camat Tigapanah Resmikan Desa Tangguh di Manuk Mulia
2021-02-27 19:29 WIB
Ketua GPMB Sumut Jalin Silaturahmi dengan Pegiat Literasi
2021-02-25 22:50 WIB
Begini Pengakuan Sastroy Bangun tentang Suka Duka jadi Jurnalis
2021-02-25 22:38 WIB
DPRD Karo Gelar Paripurna Umumkan Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hasil Pilkada Tahun 2020
2021-02-23 22:33 WIB
GP Ansor Silaturahmi ke Kantor Kemenag Kabupaten Karo
2021-02-23 17:44 WIB
Ini Kata Cory Sebayang Setelah Resmi Ditetapkan KPU Sebagai Bupati Karo Terpilih
2021-02-19 18:05 WIB
KPU Karo Tetapkan Cory Sebayang – Theopilus Ginting Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
2021-02-19 17:21 WIB
Musda PABSI Kabupaten Karo Telah Terlaksana dengan Sukses
2021-02-19 09:34 WIB
Gugatan di MK Gugur, Cory-Theo Dipastikan jadi Bupati-Wakil Bupati Karo
2021-02-16 15:47 WIB
Bupati Langkat Mengajak Komponen Masyarakat Langkat, Membangun Negeri Bertuah
2021-02-16 15:14 WIB