Dilaporkan 6 Bulan Lalu, Kasus Pencurian Emas Senilai 3 Ratus Jutaan Jalan di Tempat di Polsek Bilah Hilir

Foto: Bu Aminah alias kak Ameng memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di kediamannya tentang laporannya di Polsek Bilah Hilir yang sudah 6 bulan tidak ada kejelasan tindaklanjutnya, Kamis (11/03/2021)


Sipayo.com - Pelaporan yang dilakukan oleh Aminah (60) warga Desa Sei Kasih, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu soal pencurian emas miliknya sekira 6 bukan yang lalu di Polsek Bilah Hilir proses tindaklanjutnya penanganan kasus tersebut jalan di tempat.

"Sudah 6 bulan laporan saya tidak ada kejelasan tindaklanjutnya oleh Polsek Bilah Hilir, padahal kerugian saya mencapai 341 jutaan rupiah," kata Aminah (60) warga Desa Sei Kasih, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu kepada sejumlah wartawan di kediamannya, Kamis, (11/03/2021).


Aminah menuturkan, dari awal penanganan kasus yang ia laporkan di Polsek Bilah Hilir pada tanggal 3 bulan 9 tahun 2020 dengan nomor : STPL /16/IX/3029/SU/RES.LB/SEK Bilah Hilir sudah nampak kejanggalan yang dilakukan oleh juru periksa (penyidik) Bripka B Simare - Mare .

"Kejanggalannya yang pertama, Polsek Bilah Hilir terlebih dahulu mengeluarkan surat SP2HP dari STPL. Kejanggalan kedua, pelaku yang saya laporkan sudah sempat ditahan 1 hari 1 malam, tetapi esoknya pelaku dilepaskan kembali. STPL diberikan setelah Kanit Reskrim saat itu Aiptu OR Tambunan ditegur wartawan. Ada apa?" kata Aminah akrab disapa kak Ameng.

Selain itu kejanggalan lainnya, Polsek Bilah Hilir begitu cepat mengeluarkan SP2HP dari pada STPL dimana penyidikan belum selesai dan masih banyak yang terlibat belum dipanggil atau dilakukan penyidikan oleh penyidik terhadap saksi lainnya.

"Saya memang gak pintar, tetapi saya dikit tahu peraturan, jadi nampak kali kejanggalan penanganan kasus ini," ucapnya.

Pada saat dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku pencurian emas miliknya yaitu Agung Tri Yoga, sambungnya, penadah barang curian emas tersebut berinisial A Harahap warga Kelurahan Negeri Lama juga diminta keterangannya di ruangan penyidik.

"Tetapi penadah tidak di tahan, lalu pelaku pencurian yang sempat ditahan dilepaskan kembali. Seharusnya kasus itu kan dikembangkan, kok penadah tidak ditahan? Ini kan aneh,"ujar Kak Ameng.

Menurut Aminah, dari awal ia melaporkan Agung Tri Yoga ke Polsek Bilah Hilir yang tak lain menantunya sendiri. Namun, di dalam penyidikan polisi menekankan melibatkan putrinya berinisial E turut terlibat di dalam kasus pencurian itu dikarenakan si E (anak kandung korban) menyuruh suaminya menjualkan emas yang ia ambil.

"Emas yang diambil anak saya dan emas yang dicuri menantu saya itu tidak sama. Pencuriannya pun tidak dengan waktu dan hari yang bersamaan. Tetapi, mengapa juru periksa tetap menetapkan anak saya sebagai tersangka?,Inikan pasal 367? Kan relatif?,"cetusnya seraya bertanya.

Namun anehnya, tambahnya, meskipun ia telah menggunakan kuasa hukum saat dilakukan pemeriksaan kedua terhadap anaknya dan dirinya, pasal yang digunakan oleh juru periksa tetap mengacu pada pasal 363.

"Padahal itu pencurian dalam keluarga, dan yang saya laporkan adalah menantu saya, kenapa tidak diterapkan pasal 367? Anak saya kok ditetapkan juga sebagai tersangka?," imbuhnya.

Aminah pun mengaku kesal atas kinerja Polsek Bilah Hilir yang terkesan tidak profesional dan menduga ada sesuatu yang tidak beres di dalam menangani laporannya.

"Sudah hampir 6 bulan kasus ini, tetapi tak ada kejelasan. Dulu anak laki - laki saya gara - gara kasus sepele dengan nilai recehan aja diuber - uber. Ini saya mengalami kerugian sampai 3 ratus jutaan penanganannya gak jelas dan lamban," ungkapnya dengan menangis terisak - Isak.

Kapolsek Bilah Hilir AKP Ahmad Syafei Lubis SH dikonfirmasi awak media ini via WhatsApp messenger ,sudah sejauh apa proses penanganan laporan kasus tersebut, menyebutkan akan menanyakan hal itu kepada juper.

"Trmks nanti saya tanyak jupernya akan akan saya sampaikan SM bapak trmks,"balas WhatsApp messenger AKP Ahmad Syafei Lubis. (Joko W).
Ekel Sembiring // 2021-03-12 22:04 WIB
Menurut kamu bagaimana?
Ini Ungkapan Theopilus Ginting atas Terpilihnya Pdt Krismas Imanta Barus sebagai Ketua Moderamen
2021-04-17 15:30 WIB
Theopilus Ginting Jabat Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Karo
2021-04-09 13:39 WIB
“Syair Cinta”: Membaca Ulang Pesan Boris Pasternak Lewat Nyanyian
2021-03-23 19:30 WIB
Oxygen, Cafe dengan Konsep Sosial dari WMM Foundation Hadir di Kota Medan
2021-03-23 12:06 WIB
Kapolsek Paten: Tolonglah Saudaramu yang Butuh Pertolongan jika Ingin Ditolong Allah
2021-03-12 16:33 WIB
Cory-Theo Menang Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Karo, GP Ansor Gelar Syukuran dan Doa
2021-03-04 16:31 WIB
Sinabung Meletus, Wakil Bupati Karo Terpilih Salurkan HT dan Masker Kepada Relawan
2021-03-04 15:47 WIB
Pemuda Ansor Karo Gelar Tasyakuran dan Doa atas Terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati
2021-03-04 00:43 WIB
Gerakan Pemuda Al Wasliyah Kecamatan Berastagi Gelar Aksi Peduli Masjid
2021-03-04 00:28 WIB
Pelantikan Dewan Etik Daerah PKS Kabupaten Karo Terselenggara dengan Sukses
2021-02-28 18:32 WIB
Putus Mata Rantai Covid-19, Camat Tigapanah Resmikan Desa Tangguh di Manuk Mulia
2021-02-27 19:29 WIB
Ketua GPMB Sumut Jalin Silaturahmi dengan Pegiat Literasi
2021-02-25 22:50 WIB
Begini Pengakuan Sastroy Bangun tentang Suka Duka jadi Jurnalis
2021-02-25 22:38 WIB
DPRD Karo Gelar Paripurna Umumkan Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hasil Pilkada Tahun 2020
2021-02-23 22:33 WIB
GP Ansor Silaturahmi ke Kantor Kemenag Kabupaten Karo
2021-02-23 17:44 WIB
Ini Kata Cory Sebayang Setelah Resmi Ditetapkan KPU Sebagai Bupati Karo Terpilih
2021-02-19 18:05 WIB
KPU Karo Tetapkan Cory Sebayang – Theopilus Ginting Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
2021-02-19 17:21 WIB
Musda PABSI Kabupaten Karo Telah Terlaksana dengan Sukses
2021-02-19 09:34 WIB
Gugatan di MK Gugur, Cory-Theo Dipastikan jadi Bupati-Wakil Bupati Karo
2021-02-16 15:47 WIB